HANKAM

Gladi Demo Udara Upacara Kehormatan Militer, KSAU: Penerbang dan Kru Representasi Profesionalisme TNI AU

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono memberi pengarahan kepada penerbang dan unsur pendukung demo udara Upacara Gelar Pasukan Operasi dan Kehormatan Militer. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menegaskan, penampilan tim demo udara pada Upacara Gelar Pasukan Operasi dan Kehormatan Militer (Gepasopshormil) merupakan representasi profesionalisme TNI Angkatan Udara (TNI AU) di mata bangsa dan dunia.

Pernyataan itu disampaikan KSAU saat memberi pengarahan kepada para penerbang serta unsur pendukung demo udara di Terminal Selatan, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (7/8).

“Demo udara kali ini menjadi bagian penting dari peresmian satuan-satuan baru TNI yang mendapat perhatian luas, baik nasional maupun internasional,” ujar Marsekal TNI Tonny, dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Jumat (8/8).

Baca Juga: TNI AL Gelar Operasi Teritorial di Papua: Tiga Provinsi Jadi Prioritas

Dalam pengarahannya, KSAU juga berpesan agar seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sambil memperhatikan faktor keselamatan di setiap tahapan latihan.

Ia juga mengingatkan potensi tantangan, mulai dari medan latihan, faktor cuaca, hingga perubahan waktu akibat dinamika acara.

Penerbang dan kru demo udara TNI AU
Penerbang dan kru demo udara TNI AU yang akan terlibat dalam demo udara Upacara Gelar Pasukan Operasi dan Kehormatan Militer. (Foto: Dok. Dispenau)

Perencanaan yang matang, khususnya terkait perhitungan bahan bakar serta manuver holding, disebut KSAU sebagai bagian penting yang harus diperhatikan.

Baca Juga: Kemhan RI Kini Punya Enam Badan, Bisa Urusi Kegiatan Farmasi hingga Komcad

“Kalau tidak memungkinkan, jangan dipaksakan. Kalian yang paling tahu kondisi pesawat dan batas amannya, saya percaya kalian bisa melaksanakan tugas ini dengan baik,” tegas Tonny.

Tim demo udara TNI AU yang akan tampil pada 10 Agustus 2025 di Batujajar, dibagi menjadi unsur tempur dan unsur angkut.

Unsur tempur terdiri dari pesawat F-16 Fighting Falcon serta T-50i Golden Eagle, sedangkan unsur angkut TNI AU meliputi pesawat Hercules hingga helikopter. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.