Geruduk Hutan, Koops TNI Tembak Mati Buronan TPNPB OPM

Jakarta, IDM – Koops TNI Papua berhasil menembak mati DPO atas nama Hurbianus Mirip, yang merupakan anak buah dari Aibon Kogoya TPNPB OPM Kodap III. Nabire, Provinsi Papua Tengah beberapa waktu lalu.
Dilansir dari keterangan Penyonif 751/VJS, Jumat (20/3), Hurbianus ditembak tim patroli keamanan yang pada saat kejadian berlari ke dalam hutan bersama satu anggota TPNPB OPM lainnya. Buronan akhirnya ditemukan mati setelah dihujani tembakan berkali-kali.
Baca Juga: 28 Pati TNI AD Naik Pangkat, 17 Bertugas di Luar Struktur Organisasi
Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Papua, Letkol M. Wirya Arthadiguna mengatakan bahwa operasi ini memastikan TNI tidak akan memberi ruang bagi kelompok TPNPB-OPM di Papua demi menjaga kedaulatan dan keamanan dengan pendekatan tegas yang disertai upaya membangun stabilitas, kesejahteraan, dan kepercayaan masyarakat.
"Keberhasilan tim patroli keamanan Koops TNI Papua, menunjukkan bahwa setiap penindakan dilakukan secara terukur, profesional, dan sesuai prosedur yang berlaku, sehingga mampu menjaga stabilitas wilayah tanpa mengabaikan keselamatan masyarakat," kata Wirya.
Baca Juga: 14 Pati TNI AU Naik Pangkat, Salah Satunya Pejabat Asintel KSAU
Untuk diketahui, Hurbianus Mirip merupakan KKB TPNPB OPM Kodap III/D dulla pimpinan Aibon Kogoya, yang telah menjadi DPO sejak tahun 2025 DPO, dengan nomor DPO/63/ix/res.1.7./2025/reskrim, DPO/75/xi/2025/reskrim, terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan hingga pembunuhan di wilayah Papua. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































