HANKAM

Gerak Cepat Prajurit Yonko 469 Korpasgat Evakuasi Korban Banjir di Tapanuli Tengah

Korpasgat
Prajurit Batalion Komando 469 Korpasgat membantu proses evakuasi korban terdampak banjir di Tapanuli Tengah. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat merespons kondisi banjir yang terjadi di Desa Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dengan mengerahkan prajurit Batalion Komando 469 Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk membantu proses evakuasi warga.

TNI Angkatan Udara berharap, kehadiran para prajurit Korpasgat di tengah situasi darurat tersebut memberikan rasa aman bagi korban.

Baca Juga: Intensifkan Pengamanan, TNI AD Pastikan tidak Ada Gangguan Pelaksanaan Nataru

Selaras dengan itu, langkah ini menjadi wujud nyata atas komitmen Korpasgat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

evakuasi
Proses evakuasi warga Tapanuli Tengah yang dilakukan oleh prajurit Batalion Komando 469 Korpasgat. (Foto: Dok. Dispenau)

Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Sungai Aek Kolang meluap dan merendam permukiman warga.

Begitu menerima laporan debit air yang terus meningkat, prajurit Batalion 469 Korpasgat langsung menuju lokasi untuk membantu masyarakat yang mulai terisolasi.

Baca Juga: TNI AU Siapkan 3.650 Personel untuk Bergabung dalam Pasukan Perdamaian Gaza

"Evakuasi difokuskan pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga berkebutuhan khusus. Para prajurit memanfaatkan peralatan darurat yang tersedia dan memastikan setiap proses pemindahan warga dilakukan secara aman di tengah arus banjir yang cukup deras," tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya dikutip Kamis (27/11).

Secara umum, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat sebanyak 1.902 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.