Gerak Cepat Jajaran Koopsud II Evakuasi dan Bantu Masyarakat Terdampak Banjir di Makassar

Jakarta, IDM – Komando Operasi Udara (Koopsud) II bergerak cepat dengan mengerahkan sejumlah personel untuk melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir di wilayah Kelurahan Daya, Makassar, Minggu (22/12).
Curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir kemudian menyebabkan air sungai meluap dan merendam sejumlah pemukiman warga Kelurahan Daya dan sekitarnya.
Baca Juga: Menhan Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Tanah Air Usai Hadiri KTT D-8 di Kairo
“Selain mengevakuasi korban, Koopsud II juga memberikan bantuan logistik dan memastikan kebutuhan mendesak warga yang terdampak banjir dapat terpenuhi. Tim terus bersiaga untuk mengantisipasi kondisi yang dapat memburuk jika hujan deras kembali turun,” tulis Penerangan Koopsud II dikutip Senin (23/12).

Dalam proses evakuasi, personel Koopsud II tetap mengutamakan keselamatan dan melakukan proses evakuasi dengan hati-hati meskipun mereka harus melalui kondisi banjir yang tidak mudah.
Baca Juga: Komandan Satgas Marinir Penjaga Pulau Ambalat Ikut Sosialisasi Penyelundupan Barang Ilegal
“Dengan sigap, personel tim Siaga Bencana Koopsud II bersama warga mendatangi Lokasi (banjir). Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati meskipun melalui medan genangan air yang tidak mudah dilalui, hingga akhirnya warga tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan segera dibawa ke tempat yang lebih aman,” pungkas Penerangan Koopsud II. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































