Gencar Sosialisasi Rekruitmen Prajurit, TNI AD: Kalau Ada Permintaan Uang Itu Penipuan

Jakarta, IDM – TNI AD gencar mensosialisasikan rekruitmen prajurit. Terbaru, babinsa jajaran Posramil Ketambe secara masif melaksanakan kampanye dan sosialisasi rekrutmen TNI di wilayah binaan yaitu Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh.
Dilansir dari keterangan dari Penkorem 011/Lilawangsa, Jumat (16/1), Danpos ramil Ketambe Peltu Jumadin Selian menyampaikan salah satu wilayah yang menjadi sasaran sosialisasi adalah SMAN1 Ketambe dan pesantren.
Baca Juga: Koarmada II Dalami Sistem Pemantauan Kapal di Laut, Ini Fungsi AIS
Pada kesempatan tersebut mereka menyampaikan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi bagi para pemuda pemudi jika ingin masuk TNI.
"Masuk TNI tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Masyarakat tidak perlu khawatir, dan apabila ada yang meminta sejumlah uang dan mengatasnamakan panitia, itu adalah modus penipuan, segera laporkan ke pihak panitia karena ini sanksi hukumannya sangat berat," kata Jumadin.
Baca Juga: TNI Kebut Pembangunan Jembatan Darurat, Akses Warga di Sumbar Mulai Pulih
Lebih lanjut ia mengatakan kampanye dan sosialisasi rekrutmen calon TNI memberikan pemahaman tentang persyaratan, tahapan seleksi, dan manfaat menjadi prajurit TNI.
"Sosialisasi juga dilakukan melalui media sosial dan kegiatan tatap muka langsung di desa-desa. dengan harapan adanya sosialisasi yang masif ini, semakin banyak generasi muda yang berminat dan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi masuk TNI," kata Jumadin. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































