HANKAM

Gempur Lampung, Marinir dan Pasukan AS hingga Jepang Adu Kecepatan Tembak

Pasukan gabungan
Pasukan gabungan melepaskan tembakan ke arah sasaran saat latihan ketangkasan menembak infanteri di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Kamis (3/9). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM – Rentetan suara tembakan memecah ketenangan kawasan Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung. Pasukan Korps Marinir bersama prajurit Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan menguji ketepatan bidikan dalam latihan gabungan bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026, Kamis (3/9).

Empat pasukan negara ini beradu kemampuan dalam Infantry Marksmanship Training Program (IMTP). Materi fokus pada ketepatan sasaran, kecepatan mengganti magasin peluru (magazine reload), hingga melepas tembakan terukur dari posisi diam maupun sambil berlari.

Pasukan gabungan
Prajurit Marinir bersama personel militer Amerika Serikat mensimulasikan penanganan dan evakuasi medis darurat di lapangan. (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Menu latihan ini melengkapi serial pertempuran darat yang berlangsung maraton di belantara Lampung sejak awal pekan. Pada Selasa (1/9), pasukan gabungan lebih dulu menjajal gertakan senjata mortir dan simulasi tembak lorong reaksi untuk melatih reflek tim.

Baca Juga: Jembatan Ambruk di Pangandaran, TNI AD Lakukan Evaluasi

Memasuki hari kedua pada Rabu (2/9), intensitas latihan bergeser ke materi penembak jitu (sniper), penunjuk arah pergerakan tim (point man course), hingga teknik bertahan hidup di hutan (jungle survival). Prajurit melatih keahlian membaca peta medan, menyusup di rimbun pepohonan, serta memanfaatkan tanaman liar saat kondisi darurat.

Pasukan gabungan
Prajurit Marinir dan tentara Angkatan Darat Jepang (JGSDF) menyelaraskan perangkat komunikasi radio sebelum menggelar simulasi tempur. (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Endi Supardi menegaskan, rangkaian latihan lintas negara ini dirancang untuk menyelaraskan taktik tempur sekaligus memperkuat kerja sama operasi (interoperabilitas).

“Latihan bersama ini tidak hanya meningkatkan kemampuan tempur, tetapi juga memperkuat kerja sama dan kemitraan pertahanan dengan negara-negara sahabat,” ujar Endi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Jumat (4/9).

Baca Juga: Kodiklatad dan AD Tailan Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan dan Latihan

Super Garuda Shield 2026 edisi ke-5 ini bakal bergulir hingga 11 September 2026 mendatang. Latihan internasional di kawasan Indo-Pasifik ini melibatkan 4.743 personel dari 21 negara.

Selain pertempuran lapangan, rangkaian agenda mencakup latihan staf (staff exercise), pertahanan siber (cyber exercise), hingga bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana (HADR).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.