Gelar Safety Workshop, Kapuslaiklambangjaau Dukung Terciptanya Zero Accident

Jakarta, IDM – Safety workshop atau pelatihan yang berfokus kepada peningkatan keselamatan merupakan bentuk implementasi nyata dari safety management system (SMS) di lingkungan TNI Angkatan Udara dan dirancang untuk membangun kesadaran, menyatukan persepsi serta menyamakan langkah.
Hal tersebut dikatakan Kapuslaiklambangjaau, Marsda TNI Andi Wijaya saat menggelar safety workshop untuk jajaran Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AU di Sekkau, Halim, Jakarta, Senin (30/6).
Selama Workshop, peserta akan mempelajari materi seperti implementasi SMS, kesehatan dan keselamatan kerja, manajemen risiko dan human error, investigasi insiden, kelayakan personel dan alutsista, pengenalan Laikfasbangharins, serta Cyber Security Awareness yang relevan di era digital.
Baca Juga: Momen ScanEagle Puspenerbal Jalankan Misi Pengintaian dalam Operasi Amfibi Latma Carat 2025
Andi mengatakan, lokakarya ini juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, diskusi terbuka, dan pemetaan masalah rill yang dihadapi satuan.
Kapuslaiklambangjaau mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi, berani mengkritisi, membangun jejaring, dan menularkan semangat Safety.
Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi titik tolak terciptanya sistem keselamatan yang lebih matang di lingkungan TNI AU.
Baca Juga: Panglima Agus: Sinergi TNI-Polri Simbol Tangguh Menuju Indonesia Emas
“Serta mendukung tercapainya zero accident dalam keselamatan terbang dan kerja,” ucap Andi.
Seperti diketahui, Puslaiklambangjaau atau Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja memiliki tugas membina dan menyelenggarakan pembinaan keselamatan penerbangan dan kelaikan udara yang meliputi pembinaan terbang, keselamatan kerja, kelaikan udara dan search and rescue (SAR) atau survival.
Selain itu, Puslaiklambangjaau juga memiliki fungsi seperti merumuskan dan menyiapkan kebijakan Kepala Staf Angkatan Udara dalam bidang pembinaan dan pelaksanaan keselamatan penerbangan, keselamatan kerja, kelaikan udara dan SAR di lingkungan TNI AU, mengembangkan, merumuskan, dan menyiapkan petunjuk serta prosedur hingga melaksanakan pengujian dan evaluasi profesi awak pesawat TNI AU dalam bidang masing-masing. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































