Gelar Safety Meeting, Puslaiklambangjaau Bahas Kebijakan Keselamatan TNI AU Tahun 2025

Jakarta, IDM – Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara (Puslaiklambangjaau) menggelar Safety Meeting untuk membahas kebijakan terbaru Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja) atau Safety Policy TNI AU tahun 2025 bertempat di Ruang Rapat Puslaiklambangjaau, Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Kamis (2/1).
Pertemuan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara (Kapuslaiklambangjaau) Marsda TNI Andi Wijaya.
Baca Juga: Prajurit Yonif 4 Marinir Asah Kemampuan Mobile Udara
Dalam sambutannya, Andi mengatakan, kegiatan ini merupakan forum strategis untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi seluruh personel TNI AU dalam melaksanakan tugas dengan standar keselamatan tertinggi.

“Safety Meeting ini adalah wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga kelaikan operasional dan memastikan keselamatan kerja di semua satuan TNI AU,” ujar dia dikutip dari keterangan TNI AU, Jumat (3/1).
Safety Meeting juga menjadi sarana bagi Puslaiklambangjaau untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap insiden dan kecelakaan (incident/accident) yang terjadi sepanjang tahun 2024.
Pada kesempatan yang sama, para peserta kegiatan turut membahas perihal tantangan dan solusi terkait kelaikan dan keselamatan di satuan jajaran. Diskusi tersebut diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret yang mampu mengurangi risiko serta meningkatkan efektivitas operasional. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































