HANKAM

Gelar Safety Meeting, Puslaiklambangjaau Bahas Kebijakan Keselamatan TNI AU Tahun 2025

Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Andi Wijaya
Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Andi Wijaya (kiri) membuka Safety Meeting yang membahas kebijakan terbaru Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja) atau Safety Policy TNI AU tahun 2025. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara (Puslaiklambangjaau) menggelar Safety Meeting untuk membahas kebijakan terbaru Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja) atau Safety Policy TNI AU tahun 2025 bertempat di Ruang Rapat Puslaiklambangjaau, Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Kamis (2/1).

Pertemuan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara (Kapuslaiklambangjaau) Marsda TNI Andi Wijaya.

Baca Juga: Prajurit Yonif 4 Marinir Asah Kemampuan Mobile Udara

Dalam sambutannya, Andi mengatakan, kegiatan ini merupakan forum strategis untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi seluruh personel TNI AU dalam melaksanakan tugas dengan standar keselamatan tertinggi.

Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Andi Wijaya
Safety Meeting yang digelar oleh Puslaiklambangjaau untuk membahas kebijakan terbaru Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja) atau Safety Policy TNI AU tahun 2025. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

“Safety Meeting ini adalah wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga kelaikan operasional dan memastikan keselamatan kerja di semua satuan TNI AU,” ujar dia dikutip dari keterangan TNI AU, Jumat (3/1).

Baca Juga: Pesan KSAU kepada Seluruh Jajaran Personel TNI AU di Apel Khusus 2025: Tingkatkan Kesiapan Operasional

Safety Meeting juga menjadi sarana bagi Puslaiklambangjaau untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap insiden dan kecelakaan (incident/accident) yang terjadi sepanjang tahun 2024.

Pada kesempatan yang sama, para peserta kegiatan turut membahas perihal tantangan dan solusi terkait kelaikan dan keselamatan di satuan jajaran. Diskusi tersebut diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret yang mampu mengurangi risiko serta meningkatkan efektivitas operasional. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.