HANKAM

Gelar Rapat Sosialisasi DIPA TA 2025, TNI AU Berkomitmen Kelola Anggaran dengan Optimal

TNI AU
TNI AU menggelar rapat sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2025 di Mabesau. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar rapat sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2025 untuk memastikan kebijakan alokasi anggaran selaras dengan kebutuhan organisasi serta mendukung efektivitas program kerja di seluruh jajaran TNI AU.

Pada kesempatan yang sama, rapat sosialisasi tersebut juga diharapkan dapat membuat setiap satuan kerja (Satker) di jajaran TNI AU memahami mekanisme penggunaan anggaran yang transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rapat sosialisasi tersebut dipimpin oleh Wakil Asisten Perencanaan dan Anggaran (Waasrena) KSAU Marsma TNI Irwan Pramuda, mewakili Asrena KSAU Marsda TNI Ian Fuady, bertempat di Gedung Serbaguna Suharnoko Harbani, Mabesau, Jakarta, Jumat (31/1).

Baca Juga: Perkuat Tata Kelola yang Transparan, Dua Satker TNI AU Raih Penghargaan WBK

Sejumlah pejabat utama TNI AU serta perwakilan dari masing-masing Satker yang bertanggung jawab dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran turut hadir pada rapat tersebut. Mereka menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan transparansi serta efektivitas tata kelola keuangan di lingkungan TNI AU.

TNI AU
Waasrena KSAU Marsma TNI Irwan Pramuda, mewakili Asrena KSAU Marsda TNI Ian Fuady, memimpin rapat sosialisasi DIPA tahun anggaran 2025 di Mabesau. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Asrena KSAU, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Waasrena, mengungkapkan bahwa DIPA merupakan landasan utama dalam pelaksanaan anggaran yang harus dikelola dengan akuntabilitas tinggi.

“Penyusunannya dilakukan secara bottom-up, sehingga setiap Satker dapat menyusun rencana keuangan yang realistis dan tepat sasaran. Selain itu, DIPA juga menjadi batas maksimal pengeluaran yang tidak boleh dilampaui, menuntut setiap unit kerja untuk mengedepankan efisiensi dalam merealisasikan anggaran,” jelas Marsda TNI Ian Fuady dikutip dari keterangan foto dalam Instagram resmi TNI AU, @militer.udara, Minggu (2/2).

Baca Juga: Penerbang Tempur Lanud Iswahjudi Rampungkan Latihan Survival Dasar TA 2025

Selaras dengan kebijakan efisiensi dari pemerintah, TNI AU harus memastikan bahwa penggunaan anggaran dilakukan berbasis prioritas. Oleh karena itu, TNI AU membuat perencanaan yang matang agar setiap program dapat berjalan dengan optimal tanpa melebihi pagu anggaran yang telah ditetapkan.

Selain itu, TNI AU juga telah menyusun sejumlah langkah strategis untuk memastikan penggunaan sumber daya yang tersedia dilakukan secara optimal. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.