HANKAM

Gelar Rapat, KSAL Matangkan Rencana Latma Multilateral Naval Exercise Komodo

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali memimpin rapat terkait rencana latma Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) ke-4 2023 di AAL, Surabaya. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, memimpin rapat untuk kembali mematangkan persiapan rencana latihan bersama (latma) Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) dan International Maritime Security Symposium (IMSS).

Dalam rapat yang digelar di Akademi Angkatan Laut (AAL) di Surabaya, Jumat (20/1), Ali menerima paparan rencana garis besar (RGB) latma MNEK dan IMSS yang disampaikan Danguspurla Koarmada II Laksamana Pertama TNI Deny Prasetyo.

Deny menyampaikan, latma multilateral ini bakal mengundang 48 negara peserta angkatan laut dari negara sahabat dalam rangka penanggulangan bencana atau "humanitarian assistant for disaster relief".

"Kegiatan latihan bersifat non-war fighting exercise yang akan digelar di Makassar, pada Juni mendatang," papar Deny yang juga selaku Dansatgas MNEK ke-4 2023, dikutip dari laman TNI AL, Senin (23/1).

Beberapa pembahasan dalam rapat tersebut di antaranya latihan yang akan dilaksanakan dalam kegiatan MNEK 2023, meliputi latihan tahap pangkalan (harbour phase), tahap laut (sea phase).

Latihan tahap laut yang berupa kegiatan FTX akan dilaksanakan di perairan Makassar beserta kegiatan sosial (civic mission phase).

Baca: Hadapi Tantangan Keamanan, Australia akan Tambah Ranjau Laut

"Ada juga kegiatan kemanusiaan (humanitarian civic action), berupa karya bakti di bidang ENCAP yang rencananya dilaksanakan di sektor Akarena, Untia, Tabaringan dan Lae-Lae dengan kegiatan finishing ENCAP," jelasnya.

Sebelumnya, Indonesia sudah tiga kali melaksanakan MNEK. Pada 2014 di Batam, Kepulauan Riau, 2016 di Padang, Sumatra Barat, dan yang ketiga pada 2018 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan MNEK merupakan kegiatan setiap dua tahun, namun sempat terhenti pada 2020-2022 karena pandemi Covid-19. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.