HANKAM

Gelar Rakor, Disaeroau Bahas Kesiapan dan Efektivitas Pemeliharaan Pesawat TNI AU

Rakor Harpesbang.
Dinas Aeronautika TNI AU (Disaeroau) menggelar Rapat Koordinasi Pemeliharaan Pesawat Terbang (Rakor Harpesbang) di Mabesau. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Aeronautika TNI Angkatan Udara (Kadisaeroau) Marsma TNI Rudolf P. Buulolo memimpin Rapat Koordinasi Pemeliharaan Pesawat Terbang (Rakor Harpesbang) yang digelar oleh Dinas Aeronautika TNI AU (Disaeroau) di Mabesau, Jakarta, Kamis (6/3).

Melansir keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Jumat (7/3) dijelaskan, Rakor Harpesbang menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan serta efektivitias pemeliharaan pesawat TNI AU guna mendukung kesiapan operasional dan profesionalisme TNI AU.

Baca Juga: Bantu Korban Banjir, Wing Komando 1 Kopasgat Lakukan Operasi SAR hingga Buka Dapur Lapangan

Pada kesempatan tersebut, Kadisaeroau menyoroti sejumlah kendala yang kerap dihadapi dalam pemeliharaan pesawat, di antaranya keterbatasan waktu; kondisi alat utama sistem persenjataan (alutsista); serta dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

Jajaran Disaeroau.
Jajaran Dinas Aeronautika TNI AU (Disaeroau) mengikuti Rapat Koordinasi Pemeliharaan Pesawat Terbang (Rakor Harpesbang) di Mabesau. (Foto: Dok. Dispenau)

Untuk itu, Marsma TNI Rudolf berharap, seluruh satuan, Kotama, dan Mabesau mampu bersinergi agar seluruh kebutuhan pemeliharaan pesawat dapat dikaji secara menyeluruh dan disesuaikan dengan perkembangan terkini.

Baca Juga: Wakasau: TNI AU Berkomitmen Buka Ruang Kolaborasi dengan Berbagai Elemen Bangsa

“Hari ini kita berkumpul untuk membahas dan menyusun perencanaan pemeliharaan pesawat secara komprehensif. Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan forum ini untuk berdiskusi dan berkoordinasi dalam mengatasi berbagai tantangan di masing-masing satuan,” ungkap Kadisaeroau.

Dengan koordinasi yang solid serta perencanaan yang matang, pemeliharaan pesawat diharapkan dapat berjalan lebih optimal, mendukung operasional satuan, dan meningkatkan profesionalisme personel dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.