HANKAM

Gelar Pos Komando, TNI AU Siaga untuk Bantu Pengungsi Gempa Cianjur

TNI AU Siaga untuk Bantu Pengungsi Gempa Cianjur
(Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar Pos Komando (Posko) untuk membantu para pengungsi yang terdampak gempa Cianjur. Hingga hari ketiga pascagempa, TNI AU telah mendirikan tiga Posko pengungsian seperti di Desa Ciherang, Desa Ciputri, dan Desa Buni Kasih Cianjur.

“Posko Ciherang dipimpin Mayor Lek Oki Hartanto dengan mengerahkan 27 personel TNI AU. Mereka melayani 150 pengungsi dan 3.000 orang di seputaran Posko yang memerlukan bantuan logistik serta layanan kesehatan. Posko ini menerima dan menyalurkan bantuan dari KSAU dan dari BPBD Kab Cianjur. Selain itu, Posko ini juga melaksanakan patroli dan pengecekan kesehatan,” tulis Dispenau dalam keterangannya.

TNI AU Siaga untuk Bantu Pengungsi Gempa Cianjur
(Dok. Dispenau)

Selanjutnya, Posko Yonkesau dan Pasgat di Desa Buni Kasih menggelar empat tenda kesehatan untuk menampung serta melayani kesehatan masyarakat dan pengungsi. Posko ini dipimpin oleh Letkol Pas Renry.

Sementara Mayor Tek Endang memimpin Posko TNI AU yang berada di Desa Ciputri, di mana Posko ini melayani 300 pengungsi dan 700 korban di sekitar Posko yang membutuhkan bantuan.

Pendirian Posko ini sekaligus menjadi wujud implementasi operasi misi kemanusiaan yang dilakukan oleh TNI AU sekaligus komitmen TNI AU untuk hadir membantu masyarakat terdampak dan mempercepat proses evakuasi penanggulangan bencana.

Baca: Para Pemimpin Dunia Ucapkan Belasungkawa atas Gempa Cianjur

Selain mendirikan Posko, TNI AU juga mengerahkan alutsista, helikopter, untuk melakukan pantuan udara untuk selanjutnya diteruskan kepada BPBD Cianjur. Helikopter juga digunakan TNI AU untuk menyalurkan bantuan logistik untuk para masyarakat yang menjadi korban maupun terdampak gempa Cianjur. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.