Gelar Lokakarya SAR dan Survival, Kapuslaiklambangjaau: Jangan Biarkan Ilmu Berhenti

Jakarta, IDM – Untuk meningkatkan keterampilan personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara dalam bidang pencarian dan penyelamatan (SAR) serta survival, Pusat Kelaikan dan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI AU (Puslaiklambangjau) melaksanakan workshop SAR dan Survival (Sarval) di Skadik 304 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/10).
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Puslaiklambangjau, Marsda TNI Andi Wijaya tersebut selain meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang SAR dan survival, juga penggunaan serta pemeliharaan peralatan Sarval yang dimiliki satuan.
Baca Juga: 5 Jenderal TNI AL Raih Brevet Kehormatan Kesehatan Penyelaman dan Hiperbarik
Kapuslaiklambangjaau berpesan agar memanfaatkan kegiatan ini dengan baik untuk menambah pengetahuan, wawasan, serta mencatat dan mempraktikkan materi yang diterima di satuan masing-masing.
"Jangan biarkan ilmu yang diperoleh berhenti pada diri sendiri, tetapi teruskan secara berjenjang ke satuan-satuan yang memiliki potensi risiko tinggi dan yang memiliki alat peralatan SARVAL," tegas Kapuslaiklambangjaau.
Baca Juga: Keren, Kowad Letda Czi (K) Desi Hancurkan Ratusan Tumpukan Batako dalam Sekali Pukul
Dalam rilis yang diterima pada Selasa (7/10), kegiatan ini diikuti oleh para perwira dari berbagai satuan jajaran TNI AU yang terkait langsung dengan operasi penerbangan dan kegiatan berisiko tinggi. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































