Gelar Latihan Weapon Delivery,<br>Wing Udara 4 Lanud Ats Asah Kapabilitas Penerbang dan Gunner

Jakarta, IDM - Personel Wing Udara 4 Lanud Atang Sendjaja (Ats) melaksanakan latihan Weapon Delivery (WD) di Air Weapon Range (AWR) Salatri, Cianjur, Rabu (14/12).
Komandan Wing Udara 4 Lanud Ats Kolonel Pnb Agni Prayogo menjelaskan latihan rutin ini merupakan bagian dari program kerja Wing Udara 4 untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme para penerbang.
Ia menambahkan, latihan ini sekaligus mengasah kemampuan para gunner dalam melakukan tembakan udara dan meningkatkan kesiapan penerbang maupun alutsista yang dioperasionalkan.

"Latihan ini melibatkan seluruh penerbang Skadron Udara 6, Skadron Udara 8, instruktur, Dislitbangau, Depohar 60 dan para gunner dari setiap Skadron Udara," tambahnya.
Dikutip dari keterangan Penerangan Lanud Ats, sejumlah alutsista turut dikerahkan dalam latihan ini, seperti Helikopter NAS-332 Super Puma milik Skadron Udara 6 dan Helikopter EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8.
Baca: Dispenau Bekali Teknik Survival dan Meliput di Daerah Konflik untuk Jurnalis
Latihan akan berlangsung selama dua hari, mulai dari tanggal 14-15 Desember 2022.
Sebelum menggelar latihan di AWR Cianjur, para gunner terlebih dahulu melakukan ground school dan gladi kotor di Lanud Ats selama dua hari, pada 12-13 Desember 2022. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































