Gelar Latihan Weapon Delivery dan Gunnering, Lanud Atang Sendjaja Tingkatkan Kesiapan Tempur Kru Udara

Jakarta, IDM – Lanud Atang Sendjaja menggelar latihan Weapon Delivery (WD) dan Gunnering untuk meningkatkan kesiapan tempur serta profesionalisme kru udara dengan mengerahkan helikopter Skadron Udara 8.
Latihan yang digelar di Air Weapon Range (AWR) Salatri, Cianjur pada beberapa waktu lalu tersebut berfokus pada uji kemampuan tembak udara ke darat, akurasi, koordinasi di antara kru, serta kesiapan teknis personel serta alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Baca Juga: Optimum Essential Force Ditargetkan Tercapai 100 Persen pada 2029
Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI A. F Picaulima menegaskan, latihan Weapon Delivery dan Gunnering ini dapat menjadi sarana uji fungsi sekaligus meningkatkan ketangkasan kru udara. Dengan demikian, mereka dapat bertindak dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam setiap operasi.

“Pembinaan kru udara bukan hanya soal kemampuan tempur, tetapi juga tentang kesiapan menghadapi kompleksitas tugas di berbagai medan dan situasi,” tegas Danlanud Atang Sendjaja dikutip dari keterangan Dispenau, Selasa (24/6).
Baca Juga: KSAU Tegaskan Komitmen TNI AU Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Selaras dengan tujuan-tujuan tersebut, latihan yang sama juga sekaligus menjadi bentuk nyata dari pelaksanaan nilai-nilai TNI AMPUH (adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis) yang ditekankan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































