Gelar Latihan Terjun Penyegaran, Kopasgat Tingkatkan Kapabilitas Penerjun TNI AU

Jakarta, IDM - Sebanyak 95 penerjun Batalyon 463 Kopasgat dan Denhanud 476 Kopasgat mengikuti latihan Terjun Penyegaran (Jungar) dengan dropping zone di Grass Trip Lanud Iswahjudi, Madiun, Jumat (24/2).
Dalam latihan kali ini, para penerjun diangkut menggunakan pesawat CN-295 dengan tail number A-2903. Pesawat yang berasal dari Skadron udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta tersebut diawaki oleh Kapten Pnb Jati.
Dalam melakukan aksinya, para penerjun dibagi ke dalam tiga sorties penerbangan. Pada sortie pertama dan ketiga, mereka terjun dari ketinggian 1.200 kaki. Sementara itu, pada sortie kedua, para penerjun melakukan free fall dari ketinggian 9.000 kaki.
Dikutip dari laman resmi TNI AU, latihan Jungar merupakan latihan tahunan yang digelar oleh Kopasgat untuk mengukur kemampuan para penerjun. Latihan ini sekaligus digelar sebagi bentuk penyegaran agar para penerjun dapat terus mengasah kemampuan mereka agar siap dalam melaksanaan tugas, kapan pun dan di mana pun.
Baca: TNI AD Kerahkan Pasukan Jaga Keamanan Perhelatan F1H20 di Balige
“Terjun penyegaran Kopasgat ini sebagai upaya peningkatan kemampuan dan keprofesionalitasan prajurit TNI AU dan meningkatkan potensi kedirgantaraan,” ungkap Komandan Lanud Iswahudi Marsma TNI Irwan Pramuda. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































