Gelar Diskusi SGS dan SOS, TNI AU Matangkan Persiapan Demo Udara HUT ke-80 TNI

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) mantapkan persiapan demo udara HUT ke-80 TNI dengan menggelar diskusi lanjutan pengembangan Smoke Generating System (SGS) dan Smoke Oil Systme (SOS) pada pesawat KT-1B Woong Bee.
Diskusi tersebut diselenggarakan di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta pada Selasa (9/9). Sejumlah pejabat yang hadir yaitu Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, Kadislitbangau Marsma TNI Teguh Dharmawan yang diikuti tim Dislitbangau, serta pejabat terkait lainnya.
Baca Juga: Bakamla Susun Draf Awal Rancangan Strategi Patroli
"Kegiatan ini bertujuan menyempurnakan SGS dan SOS yang akan digunakan Jupiter Aerobatic Team (JAT) dalam mendukung atraksi udara pada HUT ke-80 TNI," tulis TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui laman tni-au.mil.id, dikutip Rabu (10/9).
Dalam paparannya, tim Dislitbangau menjelaskan progres pengembangan sistem yang sebelumnya sudah digunakan pada demo udara peringatan HUT ke-80 RI.

Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi diskusi yang membahas kendala teknis sekaligus solusi agar sistem dapat bekerja lebih efektif.
Baca Juga: TNI AL Pastikan Kesiapan Interoperabilitas Alutsista untuk Operasi Tempur
Danlanud Adisutjipto mengatakan, pengembangan SGS dan sertifikasi SOS pada pesawat KT-1B Woong Bee menjadi bagian penting dalam memastikan setiap atraksi udara dari Jupiter Aerobatic Team (JAT) dapat berlangsung memukau dan aman.
Melalui diskusi ini, diharapkan hasil pengembangan SGS dan SOS dapat mencapai standar terbaik, sehingga JAT dapat tampil lebih optimal dalam setiap misi demo udara yang dilaksanakan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































