HANKAM

Gelar ATER 2025, Satbravo 90 Kopasgat Tingkatkan Kemampuan Hadapi Ancaman Terorisme dan Bahan Peledak

Kopasgat
Personel Satbravo 90 Kopasgat yang mengikuti pelatihan Anti Terror Explosive Removal (ATER) 2025. (Foto: Dok. Instagram @kopasgat_tniau)

Jakarta, IDM – Satuan Bravo (Satbravo) 90 Kopasgat TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar pelatihan bertajuk Anti Terror Explosive Removal (ATER) 2025 sebagai bagian dari program peningkatkan kapasitas personel.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para personel dalam menghadapi ancaman terorisme, khususnya yang terkait dengan bahan peledak (explosive handling and removal). Dalam praktiknya, penanganan bahan peledak membutuhkan ketelitian, kecakapan teknis, serta kerja sama tim yang solid.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Pertahanan, TNI dan Angkatan Bersenjata Singapura Gelar CARM-Indosin Ke-26

Kegiatan Anti Terror Explosive Removal (ATER) 2025 dibuka secara resmi oleh Komandan Satbravo 90 Kopasgat Kolonel Pas Ruly Arifian di Wing Komando (Wingko) I Kopasgat.

Kopasgat
Komandan Satbravo 90 Kopasgat Kolonel Pas Ruly Arifian membuka pelatihan Anti Terror Explosive Removal (ATER) 2025. (Foto: Dok. Instagram @kopasgat_tniau)

Dalam sambutannya, Kolonel Pas Ruly berharap agar para personel Satbravo 90 dapat menyerap setiap materi yang diberikan oleh tim pelatih dari Sovereign Tactical Training Inggris secara maksimal.

Baca Juga: Penguatan Alutsista, Lamtamal IV Batam Kedatangan Kapal Tunda TD Daik

“Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan individu maupun tim dalam menghadapi potensi ancaman terorisme,” tegas Ruly dikutip dari keterangan Penerangan Kopasgat dalam unggahan Instagram @kopasgat_tniau, Senin (22/7).

Ia juga berharap agar latihan ini dapat meningkatkan kerja sama di antara Kopasgat dengan institusi luar negeri dalam menghadapi ancaman global yang bersifat asimetris dan kompleks. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.