Gebrakan Baru, Pangdam XVII Cenderawasih Akan Rekrut 1000 Bintara Honai

Jakarta, IDM - Gebrakan baru dilakukan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan yaitu akan merekrut 1000 bintara untuk mendampingi kepala kampung di wilayah kerjanya.
Dilansir dari Antara, Kamis, (20/7) menurut Pangdam program rekrutmen yang dinamakan "Bintara Honai" ini nantinya akan menjaring pemuda dari wilayah itu dan setelah pendidikan, kembali bertugas di daerahnya (Koramil) untuk mendampingi kepala kampung.
"Saat ini berbagai persiapan sedang dilakukan sebelum program tersebut dilaksanakan," kata Pangdam di Jayapura.
Baca Juga: KSAU Pimpin Sidang Pantukhir Catar AAU Tahun 2023
Dia mengakui, untuk merekrut calon Bintara Honai nantinya akan dilakukan dengan menjaring pemuda-pemuda dari wilayah itu. Dikatakannya untuk rekrutmen nantinya berbeda dengan penerimaan prajurit umum karena persyaratannya juga beda.
Nantinya mereka akan dididik di Rindam XVII Cenderawasih dan setelah pendidikan akan dikembalikan ke daerah masing-masing.
Prajurit yang direkrut melalui program "Honai" akan mendampingi kepala kampung sehingga pengelolaan dana kampung tepat sasaran.
Baca Juga: Yonarmed 5/PG Terima Belasan Senpi Rakitan dan Amunisi dari Warga di Kaltim
"Mudah-mudahan dengan ada pendampingan maka penggunaan dana kampung tepat sasaran sehingga masyarakat makin sejahtera," kata Pangdam..
Pangdam juga berharap dengan dilakukannya pendampingan maka masyarakat dapat merasakan manfaat dari dana desa atau dana kampung.
"Dana kampung atau desa memang diberikan untuk mempercepat pembangunan karena programnya sesuai kebutuhan kampung tersebut," katanya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































