Gandeng Pindad, TNI AL Gelar Kursus Operasional dan Pemeliharaan Senjata

Jakarta, IDM – Dinas Material Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Dissenlekal) menggelar kursus senjata bagi para prajurit TNI AL yang dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, yakni 19-30 Agustus 2024.
Kegiatan kursus senjata tahun anggaran 2024 itu resmi dibuka oleh Kepala Sub Dinas Sistem Pemeliharaan Terencana (Kasubdis SPT) Sewaco Dissenlekal Letkol Laut (E) Edy Suntoro, Surabaya, Senin (19/8).
Baca Juga: KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran Etape Keempat KJK 2024 ke Vietnam
Dalam sambutannya, Edy menekankan pentingnya senjata sebagai elemen krusial dalam mendukung tugas-tugas operasional TNI AL.
"Kursus ini bertujuan meningkatkan pemahaman jenis senjata yang digunakan oleh TNI AL serta mempelajari prosedur operasi, penyimpanan, pemeliharaan, pemindahan, permintaan maupun penghapusan yang benar," ujarnya, dikutip dari laman TNI AL.
Edy mengatakan, sejumlah materi yang bakal didapatkan para prajurit dalam kursus ini akan diberikan oleh instruktur dari PT Pindad, Bengsen Fasharkan Lantamal V, dan Artileri Senjata TNI AL (Arsenal).
Baca Juga: TNI AL Kirim Delegasi Ikuti Latma Seacat 2024 di Singapura
"Kami juga berharap para peserta dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya serta mampu mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh untuk mendukung tugas-tugas nyata di lapangan," kata Edy.
Selain itu, dia juga menekankan kepada para prajurit yang menjadi peserta kursus senjata agar lebih disiplin dalam belajar dan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) serta zero accident dalam penggunaan senjata di satuan masing-masing.
"Semoga apa yang akan kita pelajari dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi kejayaan TNI AL," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































