Gandeng Kominfo dan Pos Indonesia, TNI AU Rilis Prangko Bertema Pahlawan Nasional Angkatan Udara

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta PT Pos Indonesia merilis prangko bertema pahlawan nasional angkatan udara bertempat di Mabesau, Jakarta, Senin (4/12).
Prangko yang diterbitkan memuat desain visual dari 4 tokoh pahlawan nasional TNI AU, yakni Marsda TNI (Anumerta) Agustinus Adisutjipto, Marsda TNI (Anumerta) Prof. Dr. Abdulrachman Saleh, Marsda TNI (Anumerta) Halim Perdanukusuma, serta Marsma TNI (Anumerta) Iswahjudi.
Baca Juga: Prabowo Beri Penghormatan Terakhir pada Doni Monardo di Balai Komando Kopassus Cijantung
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengungkap, perilisan prangko ini menjadi salah satu bukti konkret penghargaan TNI AU kepada para pendahulu angkatan udara.

“Para pahlawan nasional memiliki peran yang sangat penting dalam menorehkan sejarah emas dan identitas jati diri bangsa. Perjuangan para pahlawan memberi inspirasi bagi semangat persatuan dan perjuangan kita bersama, selaku generasi penerus dalam mengisi kemerdekaan bangsa untuk membangun negara ini,” ungkap KSAU.
“Tidak kecuali bagi TNI AU, para pahlawan juga telah memberikan kontribusi luar biasa dalam menjaga kedaulatan negara, melindungi wilayah udara, serta mempertahankan keamanan dan keutuhan bangsa Indonesia. Kehadiran mereka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah semangat dan perjuangan TNI AU dalam menjaga kedaulatan serta keamanan negara,” sambungnya.
Baca Juga: Panglima TNI Kaji Usulan Nama Doni Monardo Jadi Pahlawan Nasional dan Nama Gedung di Kopassus
Momen perilisan prangko ini diharapkan KSAU dapat menjadi refleksi atas perjuangan dan keteladanan para pahlawan TNI AU, sekaligus tolok ukur perjuangan dalam mengisi kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Lebih dari itu, sejarah pengabdian para pahlawan nasional TNI AU juga patut menjadi role model bagi generasi muda TNI AU untuk senantiasa bekerja tanpa pamrih dalam setiap pengabdian dan pelaksanaan tugas," pungkas Fadjar. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































