HANKAM

Forum CHODs di Thailand, Panglima TNI Gelar Pertemuan Bilateral dengan Empat Pimpinan Militer

Agus Subiyanto dan Songwit Noonpackdee
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menggelar pertemuan bilateral dengan empat pimpinan militer dalam forum Chiefs of Defence (CHODs) 2025 di Thailand, Selasa (26/8/2025) waktu setempat, salah satunya Panglima Angkatan Bersenjata Thailand Jenderal Songwit Noonpackdee. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menggelar pertemuan bilateral dengan empat pimpinan militer dalam forum bergengsi Chiefs of Defence (CHODs) 2025 di Thailand, Selasa (26/8) waktu setempat.

Dalam forum antar-pimpinan militer tersebut, Agus berturut-turut mengadakan pertemuan bilateral dengan Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat Jenderal Dan Caine, Panglima Angkatan Bersenjata Papua Nugini Laksamana Philip Polewara, Panglima Angkatan Bersenjata Australia Laksamana David Johnston AC, dan Panglima Angkatan Bersenjata Thailand Jenderal Songwit Noonpackdee.

Baca Juga: Tentara Indonesia, AS dan Jepang Kolaborasi di Operasi Lintas Udara

Dalam setiap pertemuan dengan pimpinan militer tersebut, Panglima TNI menekankan pentingnya kerja sama militer yang adaptif, setara, dan saling menghormati dalam menjaga stabilitas kawasan.

“Isu-isu strategis yang dibahas meliputi penguatan interoperabilitas, kerja sama latihan bersama, keamanan maritim, hingga penanggulangan bencana alam dan ancaman non-tradisional,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah dalam keterangannya, Kamis (28/8).

Agus Subiyanto dan Philip Polewara
Panglima Agus juga bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Papua Nugini Laksamana Philip Polewara. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Freddy mengatakan, keikutsertaan Panglima TNI dalam forum CHODs 2025 menunjukkan peran aktif Indonesia dalam memperkuat kerja sama pertahanan regional dan global.

Baca Juga: Pererat Kerja Sama Bilateral, PMPP TNI Terima Kunjungan Kehormatan Komandan Korps Marinir Belanda

“(CHODs) menjadi ajang strategis untuk memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia serta menunjukkan komitmen aktif TNI dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,” tutur Kapuspen TNI.

Indonesia dalam diplomasi pertahanan kawasan Indo-Pasifik berkomitmen menjaga perdamaian, kerja sama, dan kemajuan bersama. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.