Flare Pesawat Tempur Diduga Rusak Kaca Mobil Warga, TNI AU Bertanggung Jawab Penuh

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat menindaklanjuti informasi mengenai kaca mobil milik warga yang pecah setelah diduga terkena puing flare dari pesawat tempur.
Pesawat tempur TNI AU tersebut diketahui tengah melakukan gladi kotor di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari persiapan penampilan demo udara dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.
Baca Juga: Sertijab dan Pengukuhan Lima Jabatan Strategis Koarmada II, Ini Daftarnya
Berdasarkan siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) pada Jumat (14/5), perwakilan TNI AU langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan menemui langsung pemilik kendaraan.
Dari pertemuan itu, TNI AU mendengarkan keterangan dari pemilik kendaraan sekaligus melihat secara lansgung kondisi kerusakan yang terjadi. TNI AU juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamaan serta kerusakan yang ditimbulkan.
“TNI AU memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pemilik kendaraan akibat kejadian tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab, TNI AU akan menanggung seluruh biaya perbaikan kaca kendaraan yang mengalami kerusakan,” ungkap Kepala Dinas Penerangan Dinas TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana dalam keterangannya.
Baca Juga: Kostrad Resmi Buka Latihan Pembentukan Taipur di Sanggabuana
Proses perbaikan, lanjutnya, akan ditangani bersama pemilik kendaraan sebagai bentuk tanggung jawab TNI AU hingga kendaraan kembali dalam kondisi baik.
Sebelumnya, pemilik akun X @SugaryD4661 mengunggah sebuah video yang menunjukkan kaca mobilnya pecah dan diduga disebabkan oleh flare pada 13 Agustus 2026. "Kaca mobil gw pecah kena puing-puing flare. Setelah check out hotel menuju mobil, kaget lihat kaca mobil gw pecah. Setelah tanya2 security, ternyata pecah gara2 puing flare pesawat saat latihan di sekitar Monas” tulis akun @SugaryD4661.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































