TEKNOLOGI

Filipina Kembali Pesan Kapal Perang LPD dari Indonesia, Apa Kelebihannya?

Filipina Kembali Pesan Kapal Perang LPD dari Indonesia, Apa Kelebihannya?
Iluattasi kapal Strategic Sealift Vessel (SSV) kedua buatan PT PAL yang dipesan Filipina, 2017 lalu. (Sumber: PT PAL Indonesia)

Jakarta, IDM - Filipina resmi memesan kembali kapal perang Landing Platform Dock (LPD) buatan Indonesia dan ini menjadi pesanan kedua dari negara tersebut.

Dikutip dari laman resmi PT PAL Indonesia, Minggu (3/7), PT PAL Indonesia mengirimkan dua unit kapal SSV kepada AL Filipina pada 2016 dan 2017. BRP Tarlac-601 dikirim pada 2016, dan BRP Davao Del Sur-602 setahun setelahnya.

Kemudian pada pertengahan 2022, Departemen Pertahanan Filipina kembalimemilih PT PAL Indonesia sebagai penyedia proyek Landing Dock melalui Notice of Award (NoA), pada Jumat (10/6). Hal ini dikarenakan, kepuasan pemerintah Filipina dan Angkatan Laut Filipina atas pengoperasian dua unit LPD atau Strategic Sealift Vessel (SSV) yang diserahterimakan PT PAL sekitar lima tahun lalu.

Nah, dua kapal LPD baru yang dipesan Filipina kemungkinan besar spesifikasinya tak jauh berbeda dengan sebelumnya. Rencananya, kapal LPD ini memiliki dimensi panjang 123 meter, tinggi 21 meter, dengan berat sebesar 7.200 ton serta memiliki cruising endurance selama 30 hari.

Dalam keterangannya, PT PAL Indonesia juga menjelaskan, pengadaan kapal Landing Dock (LD) kali ini mengakomodasi penyesuaian kebutuhan dari Department of National Defense (DND) Filipina, dengan perubahan minor pada platform kapal. Nantinya, kapal LD ini diharapkan siap bertugas hingga sea state 6 serta kapabilitas pengoperasian perlengkapan fasilitas kapal pada sea state 4. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.