HANKAM

F-15 Eagle Mendarat di Lanud RSN, TNI AU-USAF Siap Gelar Latma Cope West 2025

Pesawat tempur F-15 Eagle
Pesawat tempur F-15 Eagle USAF mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin untuk Latma Cope West 2025. (Foto: Dok. Instagram @lanud_roesmin_nurjadin)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Amerika Serikat (United States Air Force/USAF) siap menggelar latihan bersama (Latma) Cope West 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Hal ini ditandai dengan kedatangan satu flight pesawat tempur F-15 Eagle dari Skadron Tempur 333 USAF di Lanud Roesmin Nurjadin, Minggu (7/9). Kehadiran pesawat tempur tersebut diharapkan dapat memperkaya skenario Latma Cope West 2025.

Baca Juga: Seorang Ibu di Perbatasan Serahkan Senpi Springfield ke TNI

TNI AU dan USAF secara rutin menggelar Latma Cope West sebagai langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme, kemampuan tempur, sekaligus meningkatkan kerja sama strategis di antara kedua angkatan udara.

Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris
Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris menyambut kedatangan penerbang USAF untuk mengikuti Latma Cope West 2025. (Foto: Dok. Instagram @lanud_roesmin_nurjadin)

Dalam Final Planning Conference (PFC) Latma Cope West 2025 yang berlangsung pada 14 hingga 17 April 2025, disepakati bahwa dalam pelaksanaan tahun ini, para penerbang tempur TNI AU dan USAF akan menampilkan manuver udara berskala besar dengan menggunakan pesawat tempur F-15 dan F-16.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris menyampaikan apresiasi yang diberikan kepada jajarannya untuk pelaksanaan Cope West 2025.

Baca Juga: 319 Bintara Dilantik Jadi Prajurit Arhanud TNI AD Pangkat Letda

Sebelumnya, pangkalan TNI Angkatan Udara yang berlokasi di wilayah Pekanbaru itu juga sukses menjadi tuan rumah Latma Elang Ausindo 2025 bagi TNI AU dan Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF).

“Kedatangan rekan-rekan penerbang USAF merupakan kehormatan bagi kami. Melalui Cope West 2025, kita tidak hanya berlatih meningkatkan kemampuan tempur, tetapi juga membangun persahabatan yang erat dan kerja sama strategis dalam menjaga stabilitas kawasan,” ungkap Abdul Haris dikutip dari unggahan Instagram @lanud_roesmin_nurjadin, Senin (8/9). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.