Erik Kristian Kambu, Putra Papua Jadi Wadanyonif 411 Kostrad

Jakarta, IDM – Putra keturunan dari Papua dan Madura, Kapten Inf Erik Kristian Kambu resmi menjabat Komandan Batalyon Infanteri (Wadanyonif) 411/Pandawa/6/2 Kostrad.
Erik disambut di markas oleh ratusan prajurit Pandawa dengan tradisi penerimaan warga baru dipimpin Danyonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad Letkol Ilham Datu Ramang, Minggu (31/8).
Rangkaian acara tradisi penerimaan warga baru diawali dengan pengalungan bunga oleh perwira tertua, melewati lorong prajurit dengan diiringi lagu legendaris Mars Pandawa, kopraport penandatanganan buku masuk satuan dan penciuman tunggul batalyon.
Baca Juga: Libatkan Jet Tempur F-16 dan Heli Serang Apache, Kopasgat dan Australian Army Latihan JTAC
Sementara itu dalam sambutannya Danyonif 411/Pandawa Kostrad Letkol Inf Ilham Datu Ramang menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapten Inf Erik Kristian Kambu beserta istri di Kota Salatiga.
"Selamat datang selamat bergabung menjadi bagian dari Ksatria Pandawa, selamat mengemban tugas dan jabatan yang barunya," kata Ilham.
Lanjutnya, dengan adanya tradisi penerimaan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi Wakil Komandan yang baru, sehingga dapat menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan mengawali langkah pertama pengabdian terhadap satuan.
Baca Juga: Kopassus Lantik Lima Pejabat Utama, Ini Daftarnya
Kapten Erik sendiri merupakan Abituren Akademi Militer (Akmil) tahun 2012, jabatan sebelumnya yakni Kasi Ops Brigif 9/Dharaka Yudha Kostrad.
Berbadan kekar dan hobby fitnes, Kapten Erik Kambu memiliki berbagai prestasi membanggakan dan pengalaman di daerah operasi, dirinya juga merupakan putra keturunan dari Papua dan Madura. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































