Enam Jabatan Strategis di Kopassus Dirombak Pascavalidasi Organisasi

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan mutasi beberapa jabatan strategis di Kopassus pascavalidasi organisasi di tubuh TNI. Pergantian ini tertuang dalam Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/1102/VIII/2025 tertanggal 15 Agustus 2025.
Sejumlah nama-nama ditunjuk Agus untuk menduduki jabatan tersebut. Pergantian jabatan tersebut yaitu Brigjen TNI Ferdial Lubis yang sebelumnya menjabat Wakil Komandan Jenderal Kopassus (Wadanjen Kopassus) menduduki jabatan baru yaitu Wakil Panglima Kopassus (Wapangkopassus).
Baca Juga: Super Garuda Shield 2025: Marinir Pastikan Ranpur Amfibi hingga Roket Siap Tempur
Kemudian ada nama Brigjen TNI Putra Widastawa yang sebelumnya menjabat Staf Khusus KSAD kini menempati jabatan Inspektorat Jenderal Kopassus (Ir Kopassus).
Selanjutnya Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi menduduki jabatan Wakil Irjen (Wair Kopassus). Sebelumnya Yuri menduduki jabatan Ir Kopassus.
Kolonel Inf Donny Ismuali Bainuri yang sebelumnya menjabat Paban I/Ren Sops TNI juga ditunjuk menjadi Asisten perencanaan (Asren) Kopassus.
Baca Juga: Kemhan Dorong Klasifikasi Ancaman Non-Militer, Sekjen: Tantangan Bangsa Kian Kompleks
Kemudian, Kolonel Inf Hendriyadi yang sebelumnya menjabat Agen Intelijen Ahli Madya di Direktorat Sumatera dan Kalimantan Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN ditunjuk menjadi Asintel Kopassus.
Terakhir ada nama Kolonel Inf I Gede Putra Yasa yang sebelumnya menjabat Ir Paspampres ditunjuk menjadi Asops Kopassus. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































