HANKAM

Eks Pejuang Timor Timur Serahkan 2 Pucuk Senpi Kepada Satgas Yonif RK 744

Eks Pejuang Timor Timur Serahkan 2 Pucuk Senpi Kepada Satgas Yonif RK 744
Photo. Dok: Dispenad

Jakarta, IDM– Dua pucuk senjata api laras panjang dan munisinya, diserahkan FL (76) eks pejuang Timor Timur secara sukarela kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB, di Dusun Pot, Desa Makir Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, NTT, Minggu (14/02/2021).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, NTT, Senin (15/02/2021). Dikatakannya, dua pucuk senjata yang diserahkan FL kepada personel Pos Koki Turiskain tersebut, merupakan senjata api laras panjang jenis SKS dan Springfield beserta 10 butir munisi aktif kaliber 7.62 mm.

“Salah satunya senjata organik buatan Rusia jenis SKS Semi Otomatis dengan nomor senjata TO 2166 O,” jelasnya. Lebih lanjut disampaikannya, penyerahan dua pucuk senajata api dan munisi itu, berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa salah satu warga Dusun Pot, yang juga eks pejuang Timor Timur Pro Intergrasi bernama FL, kemungkinan masih menyimpan senjata api yang digunakannya saat terjadi gejolak di Timor Timur.

“Informasi itu kita dapat saat menggelar sosialisasi protokol kesehatan penanganan Covid-19, dan pembagian sembako serta masker kepada masyarakat di Desa Makir,” ujarnya.

“Setelah dilakukan pendekatan, selanjutnya FL menyerahkan senjata api dan munisi itu. Penyerahannya sendiri dilakukan di rumah yang bersangkutan,” tambahnya.

Dansatgas juga memberikan apresiasi atas kesadaran FL yang secara sukarela menyerahkan dua senjata api dan munisi miliknya itu. Selanjutnya Dansatgas juga mengimbau kepada masyarakat yang masih menyimpan dan memiliki senjata api lainnya untuk menyerahkan kepada aparat keamanan terdekat, untuk keamanan dan kebaikan bersama.

“Selanjutnya dua pucuk senjata api dan munisi ini, kita laporkan ke Komando Atas dan kita amankan di Pos Satgas,” pungkasnya. (nhn/man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.