Dukung Program Makan Bergizi Gratis, TNI AL Targetkan 96 Titik di Indonesia

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan TNI AL menargetkan 96 titik di wilayah Indonesia, untuk menggelar makan bergizi gratis.
"Untuk beberapa titik yang kita targetkan sementara ini sebanyak 96, ya, syukur-syukur nanti ke depan bisa nambah lagi. Kita (akan) manfaatkan semua lahan-lahan tidur yang ada," ungkap Ali, di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Jumat (20/12).
Nantinya, lanjut Ali, setiap titik yang ditargetkan tersebut diharapkan mampu mendukung 3000-4000 porsi makanan bergizi gratis untuk siswa sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) hingga sekolah menengah atas (SMA).
Baca Juga: Resmi Dilantik, 552 Perwira TNI AD Diarahkan Jadi Komandan Peleton
"Setiap titik harapannya bisa mendukung 3000-4000 porsis untuk mendukung siswa, ya. Nanti kita melihat banyaknya sekolah di sekitar dapur umum yang disediakan oleh TNI," lanjutnya.
Untuk teknis pelaksanaan, Ali menjelaskan TNI AL akan menyelenggarakan dapur umum makanan bergizi gratis kepada siswa-siswa di sekolah yang berada di jangkauan sekitar 3 km dari masing-masing lokasi satuan

"Lebih dari itu (jarak sekolahnya) mungkin akan dipegang oleh dapur-dapur umum lainnya (di luar TNI AL). Kita saling kolaborasi dan saling menutupi, harapannya itu, dan ke depan mudah-mudahan bisa lebih dari itu dari target (96 titik) yang kita inginkan," jelasnya.
Pada hari ini, TNI AL menyelenggarakan uji coba makanan bergizi gratis di 18 titik wilayah Indonesia. Secara terpusat, uji coba tersebut dilaksanakan di Pasmar 1, Jakarta, dan memberikan menu makanan bergizi yang dimasak langsung di dapur umum Batalyon Perbekalan Marinir (Yonbekpal) kepada 200 siswa SD Cilandak 1, 2, dan 3.
"Kehadiran TNI AL harus dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di sekitar wilayah kerjanya," ujar Ali.
Baca Juga: TNI AL Uji Coba Makan Bergizi di 18 Wilayah Indonesia
Adapun ke-18 titik yang menjadi uji coba makanan bergizi gratis digelar di Pasmar 1 Jakarta, Lantamal III, Satdik 1 Tanjung Uban, Lantamal II, Lantamal I, Lantamal IV, Lantamal XII, Lantamal XIII.
Kemudian, di Pasmar 2 Surabaya, Lantamal V, Kodiklatal, Satdik 2 Makassar, Lantamal VI, Lantamal VII, Lantamal VIII, Pasmar 3 Sorong, Lantamal IX, Lantamal XIV, Lantamal X, dan Lantamal XI.
"Pelaksanaan program makanan bergizi ini selaras dengan penekanan Presiden Prabowo Subianto melalui visi Asta Cita, salah satunya memprioritaskan sumber daya manusia untuk Indonesia Emas 2045," tandas Ali. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































