Dukung Pelaksanaan Tugas Lanud I Gusti Ngurah Rai, TNI AU Terima Hibah Tanah dari Pemprov Bali

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) menerima hibah tanah seluas 22.500 meter persegi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk mendukung pelaksanaan tugas di Lanud I Gusti Ngurah Rai.
Dikutip dari keterangan Dispenau, Sabtu (26/8), puluhan ribu meter tanah itu berada di Desa Paguyuangan Kangin, Denpasar Utara, Bali dan rencananya akan dimanfaatkan juga untuk membangun rumah prajurit.
Baca Juga: Demo Udara Pesawat Sukhoi 27/30 TNI AU Ramaikan Acara F8 Makassar
Pembangunan tersebut dilakukan guna mendukung kenyamanan dan kesejahteraan para anggota TNI AU beserta keluarga yang ada di kota Denpasar.

Sertifikat tanah diberikan langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo di Denpasar, Bali, Jumat (25/8).
KSAU mengucapkan rasa terima kasih atas hibah tanah tersebut dan menegaskan komitmen TNI AU untuk menjaganya dengan baik.
Baca Juga: Jelang KTT ASEAN Plus ke-43, Wingko I Kopasgat Gelar Apel Kesiapan Pengamanan
Pada kesempatan yang sama Foster turut menyampaikan apresiasinya kepada TNI AU atas kontribusi mereka dalam menjaga stabilitas keamanan di Bali selama ini. Foster menambahkan, kolaborasi TNI AU dan Pemprov Bali merupakan bentuk sinergisitas yang diharapkan dapat memperkuat hubungan di antara kedua belah pihak.
“Dengan adanya hibah tanah ini, diharapkan kerja sama yang baik antara pemerintah dan TNI AU akan terus berlanjut untuk kebaikan bersama,” ungkap Foster. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































