Dukung Operasional TNI AU, Dislitbangau Berhasil Uji Operasional Battery Charger 12 VDC dan 28 VDC Multi Pesawat

Jakarta, IDM - Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Udara (Dislitbangau) berhasil melakukan uji operasional battery charger 12 VDC dan 28 VDC multi pesawat yang digelar di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau beberapa waktu lalu.
Melansir keterangan TNI AU dalam instagram @militer.udara, Senin (11/9) dijelaskan, battery charger tersebut pada dasarnya memang dirancang untuk mengisi daya baterai dan dapat digunakan di semua jenis pesawat, mulai dari pesawat angkut, helikopter, hingga pesawat tempur.
Baca Juga: Panglima Yudo Pertimbangkan Kapal Pendarat US Navy Memperkuat TNI AL
Dislitbangau melakukan proses pengujian battery charger 12 VDC dan 28 VDC ini dengan Skadron Teknik (Skatek) 045 Lanud Roesmin Nurjadin. Sebelumnya, baterai yang sama telah berhasil lulus uji pengembangan pada 4 September 2023 lalu.
Dalam sambutan tertulisnya, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Mohammad Nurdin mengapresiasi inovasi tersebut dan mengungkap jika inovasi baterai yang dilakukan oleh Dislitbangau menjadi begitu signifikan bagi kebutuhan operasional TNI AU.
Baca Juga: Manuver Amfibi TNI AL, AS, Jepang, dan Singapura Berhasil Rebut Pantai Banongan dari Musuh
Lebih lanjut, Mohammad Nurdin mengungkap bagaimana inovasi tersebut pada akhirnya dapat mendukung kelancaran operasi udara di satuan-satuan operasional serta pemeliharaan TNI AU.
Untuk diketahui, Dislitbangau merupakan badan pelaksana pusat Markas Besar TNI Angkatan Udara (Mabesau) dengan tugas untuk membina dan menyelenggarakan fungsi penelitian serta pengembangan yang meliputi penelitian; pengembangan; pengujian dan evaluasi materiil; serta pengkajian dan penerapan ilmu pengetahuan teknologi dalam rangka pembinaan kekuatan dan kemampuan TNI AU. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































