Dukung Operasi SAR ATR 42-500, Lanud Sultan Hasanuddin Raih Penghargaan dari Basarnas

Jakarta, IDM – Lanud Sultan Hasanuddin memperoleh penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI atas dedikasi serta kontribusinya dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan.
Secara khusus, penghargaan tersebut diberikan atas keterlibatan jajaran Lanud Sultan Hasanuddin dalam operasi pencarian dan pertolongan kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Balu Saraung, Sulawesi Selatan, yang terjadi pada Januari 2026.
Baca Juga: Kasum TNI: Komlek Salah Satu Penentu Keberhasilan Operasi Militer Modern
Selama proses pencarian dan pertolongan, pangkalan udara TNI AU yang berlokasi di wilayah Makassar tersebut mengerahkan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista), salah satunya pesawat Boeing 737-200, yang sehari-hari dioperasikan oleh Skadron Udara 5. Selain itu, Lanud Sultan Hasanuddin juga melakukan koordinasi lintas instansi yang intensif.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor SAR Makassar Muhammad Arif Anwar, mewakili Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Mohammad Syafii, kepada Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto pada Rabu (11/3).
Baca Juga: Jakarta Treaty, Perwira Senior TNI Bisa Gabung Struktur Militer Australia
“Lanud Sultan Hasanuddin akan terus siap mendukung setiap pelaksanaan operasi SAR maupun tugas-tugas kemanusiaan lainnya sebagai bentuk pengabdian TNI Angkatan Udara kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Marsma TNI Arifaini dikutip dari unggahan instagram @lanudsultanhasanuddin, Kamis (12/3).
Ia menambahkan, penghargaan yang diperoleh Lanud Sultan Hasanuddin merupakan hasil kerja keras serta dedikasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan pesawat ATR 42-500. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































