HANKAM

Dukung Ketahanan Pangan, Panglima TNI Kerahkan Prajurit sampai Distribusi Hasil Pertanian

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian kegiatan strategis di sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional di Dusun Kandasan, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada momentum Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2025, Kamis (5/6/2025). (Foto: Dok. BPMI Setpres)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya ketahanan pangan.

“TNI berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai inisiatif strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan,” kata Panglima Agus dalam keterangannya, Selasa (10/6).

Agus bakal mengerahkan prajurit TNI, mulai dari pengamanan hingga distribusi hasil pertanian.

Baca Juga: TNI Dilarang Bawa Flora dan Fauna dari Papua

"Dukungan tersebut mencakup aspek pengamanan, pendampingan pertanian, hingga logistik, dan distribusi hasil pangan sebagai wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah dalam membangun kemandirian serta kekuatan pangan nasional yang berkelanjutan,” ujar Panglima TNI.

Dalam konteks pendampingan dan distribusi, TNI telah bekerja sama dengan Perum Bulog dengan menjalin dua bentuk perjanjian kerja sama pada Oktober 2024.

Dua kerja sama itu adalah optimalisasi peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam pendampingan budidaya pertanian dan program pengembangan usaha koperasi di lingkungan TNI AD melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK).

Baca Juga: TNI AD: Implementasi Pertahanan Darat Adalah Pertempuran dan Teritorial

“Bentuk kerja sama ini untuk mewujudkan sinergi dalam menjaga budidaya pertanian dan membangun jaringan distribusi pangan,” tulis siaran pers Bulog.

Tujuan dalam perjanjian tersebut bertujuan menjalin kerja sama kemitraan strategis budidaya pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan petani, mendukung kepastian pasokan bahan baku perusahaan, terciptanya lingkungan budidaya yang kondusif dan optimalisasi peran Babinsa dalam mendukung pertanian nasional.

Prajurit TNI juga dikerahkan dalam menjaga stabilitas harga gabah dan ketersediaan pupuk bagi petani. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.