HANKAM

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pangkoopsudnas Lakukan Tanam Jagung Bersama

Pangkoopsudnas.
Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tedi Rizalihadi melakukan tanam jagung bersama di Lanud R. Suryadi Suryadarma, Subang, Jawa Barat. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

Jakarta, IDM – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi, bersama sejumlah pejabat Koopsudnas; Koopsud I; Lanud Suryadarma; dan kantor pertanian Subang, melaksanakan tanam jagung bersama di Lanud R. Suryadi Suryadarma, Subang, Jawa Barat, Selasa (14/1).

Penerangan Koopsudnas dalam rilis resminya menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dan upaya Koopsudnas yang secara proaktif berkontribusi mewujudkan ketahanan pangan nasional dengan memanfaatkan lahan tidur sejumlah Lanud di seluruh wilayah Indonesia. Kesempatan yang sama juga dimanfaatkan untuk memperingati HUT ke-3 Koopsudnas.

Baca Juga: Pangdam Mulawarman Tinjau Satgas Perbatasan Indonesia-Malaysia

"Kegiatan yang dilaksanakan di lahan seluas 25 hektar, dari rencana 120 hektar, merupakan bagian dari komitmen Koopsudnas khususnya, dan TNI AU umumnya, untuk turut berkontribusi mendukung penguatan program strategis ketahanan pangan nasional," jelas Penerangan Koopsudnas.

Pangkoopsudnas.
Pangkoopsudnas Marsdya TNI Tedi Rizalihadi meninjau kesiapan dapur makan bergizi di Lanud Suryadarma. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

Adapun jenis jagung yang ditanam pada kegiatan ini merupakan jagung Hibrida NK 7207 NAGA. Pangkoopsudnas mengatakan, jagung tersebut merupakan varietas unggul, yang sangat dibutuhkan peternak untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak, baik sapi perah maupun ayam petelor di Subang dan sekitarnya. Jagung varietas ini juga dinilai memiliki kandungan karbihidrat dan protein tinggi.

Baca Juga: KSAL: Susu dalam Program Makan Bergizi Hanya di Daerah Tertentu

"Bila kondisi berjalan normal, diharapkan dapat dipanen 6 ton jagung kering per hektar, dalam sekali panen dan dua kali panen setahun. Jumlah tersebut mampu memenuhi kebutuhan pakan ternak dalam kurun waktu sembilan tahun ke depan," jelas Penerangan Koopsudnas.

Sebelum melakukan tanam jagung bersama, Marsdya TNI Tedi dan sejumlah pejabat juga berkesempatan untuk meninjau kesiapan dapur makan bergizi di Lanud R. Suryadi Suryadarma. Dapur tersebut sudah beroperasi dan mampu mendukung program makan bergizi gratis bagi 3.000 siswa sekolah yang berlokasi di Lanud R. Suryadi Suryadarma dan sekitarnya. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.