HANKAM

Dukung Ketahanan Pangan, Depohar 10 Kembangkan Budidaya Ikan Lele dan Belut

Depohar 10.
Sathar 11 Depohar 10 Kembangkan Budidaya Lele dan Belut. (Foto: Dok. Penerangan Koharmatau)

Jakarta, IDM – Satuan Pemeliharaan (Sathar) 11 Depo Pemeliharaan (Depohar) 10 mengembangkan budidaya ikan lele dalam keramba dan belut dalam kolam di lingkungan satuan.

Budidaya tersebut dilakukan untuk menciptakan kemandirian pangan dan sejalan dengan tekad TNI AU AMPUH (adaptif, modern, profesional, unggul dan humanis).

Komandan Sathar 11 Mayor Tek Ardi Ardian P.S., meninjau langsung kesiapan program ini, mulai dari kondisi sarana, kualitas air, hingga sistem pemeliharaan yang dikelola oleh personel satuan.

Baca Juga: Jaga Kesiapan Operasional, Teknisi Sathar 13 Lakukan Banharlap Helikopter EC-120B HL-1202

Budidaya ini, menurut Ardi tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan internal saja, melainkan menjadi sarana edukasi dan motivasi bagi anggota untuk berkarya serta meningkatkan produktivitas, baik di satuan maupun di lingkungan rumah masing-masing prajurit.

Dengan pendekatan yang berorientasi pada hasil, program ini diharapkan dapat berkembang lebih luas dan menjadi contoh bagi satuan lain di lingkungan Komando Pemeliharaan Materiil TNI AU (Koharmatau) dalam mendukung ketahanan pangan.
Ia menegaskan bahwa semangat berinovasi harus terus ditanamkan dalam setiap aspek pengabdian prajurit.

Selain itu, kegiatan budidaya ini mencerminkan peran TNI AU yang tidak hanya bertanggung jawab menjaga kedaulatan udara, tetapi juga berkontribusi bagi kesejahteraan dan kemandirian pangan.

Baca Juga: Inovasi TNI AU, Ciptakan Perahu Darurat Antisipasi Banjir

“Di manapun berada, prajurit TNI AU harus mampu memberikan kontribusi positif. Budidaya ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan serta menumbuhkan jiwa kemandirian di lingkungan satuan,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Selasa (18/3).

Melalui program ini, Sathar 11 menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat diwujudkan dengan inovasi yang sederhana namun berkelanjutan. TNI Angkatan Udara terus beradaptasi dan berkontribusi dalam berbagai sektor guna mendukung pembangunan nasional serta kesejahteraan masyarakat. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.