HANKAM

Dukung Kesiapan Alpernika, Skomlek TNI AU Tingkatkan Kemampuan Pemeliharaan Perangkat Direction Finder

Staf Skomlek TNI AU
Staf Skomlek TNI AU mengikuti lokakarya Maintenance Direction Finder di NAPSCI, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin dan Selasa (29-30/6). (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Staf Komunikasi dan Elektronika TNI AU (Skomlekau) menggelar lokakarya Maintenance Direction Finder di National Air and Space Power Center Indonesia (NAPSCI), Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/6).

Lokakarya yang akan berlangsung selama dua hari, dari 29-30 Juni, dibuka oleh Wakil Askomlek Kepala Staf Angkatan Udara (Waaskomlek KSAU), Marsma TNI Gatot Sutomo.

Membacakan pesan Askomlek KSAU, Marsda TNI Deni Hasoloan, Gatot berpesan agar lokakarya ini menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel TNI AU dalam pemeliharaan peralatan pernika, khususnya perangkat direction finder (DF).

Baca Juga: Aksi Nekat 9 Prajurit TNI AD Sita Senpi Ilegal Berbuah Penghargaan

“Melalui workshop Maintenance DF ini diharapkan para peserta memperoleh pengetahuan yang memadai dalam pemeliharaan peralatan pernika, khususnya direction finder, sehingga kemampuan alpernika dapat terus terjaga pada kondisi yang optimal,” ujar Askomlek KSAU dikutip dari Penerangan TNI AU, Selasa (30/6).

Sebanyak 15 personel di jajaran TNI Angkatan Udara mengikuti lokarkarya ini yang menghadirkan Yudhianto Sastrowilogo sebagai instruktur dengan materi Direction Finder Technical Aspect.

Peningkatan kemampuan pemeliharaan DF menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga kesiapan alat peperangan elektronika (alpernika) TNI Angkatan Udara agar tetap berfungsi optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas.

Baca Juga: TNI AU dan TNI AD Perkuat Interoperabilitas Antarmatra lewat Latihan Mobilitas Udara

Dalam tugas atau operasi militer sendiri, DF berfungsi untuk memantau komunikasi, melacak pergerakan musuh, atau menemukan perangkat pengintai.

DF bekerja dengan menggunakan penerima (receiver) dan antena khusus yang bisa diarahkan. Perangkat ini dapat memberikan lokasi yang presisi dengan menganalisis kekuatan sinyal atau perbedaan waktu kedatangan gelombang pada beberapa antena.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.