HANKAM

Dua Ton Narkoba Dimusnahkan, KSAL: TNI AL Komitmen Hadapi Ancaman Kejahatan Lintas Batas

Pemusnahan barang bukti 2 ton sabu.
Pemusnahan barang bukti 2 ton sabu di Kota Batam pada Kamis 12 Juni. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan komitmen pasukannya untuk terus menjaga perairan Indonesia dari ancaman penyelundupan narkoba dan kejahatan lintas batas lainnya.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Dua Ton Sabu oleh BNN RI bersama Masyarakat Kepulauan Riau di Alun-Alun Engku Putri, Kota Batam, pada Kamis (12/6).

Baca Juga: Satbravo 90 – US AFSOC Tingkatkan Interoperabilitas Pasukan Khusus dalam JCET Teak Iron 2025

"Dengan kekuatan unsur laut dan intelijen maritim yang dimiliki, kami akan terus memperkuat patroli keamanan laut, meningkatkan deteksi dini, serta menjalin kerja sama strategis dengan semua elemen terkait," imbuhnya melansir keterangan Dispenal, Jumat (13/6).

Adapun bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus penyelundupan narkotika oleh tim gabungan BNN, Bea Cukai, TNI AL, dan Polri di perairan Kepulauan Riau pada Kamis 22 Mei lalu. Barang bukti dua ton sabu itu ditemukan dalam 67 kardus yang disembunyikan di kapal KM Sea Dragon Tarawa.

Baca Juga: Fincantieri dan PMM Teken Kerja Sama Strategis untuk Atasi Tantangan Bawah Air

Pemusnahan barang bukti hasil operasi penggagalan penyelundupan ini juga dilaksanakan secara serentak di jajaran TNI AL melalui video conference, antara lain di Koarmada RI, Koarmada I Tanjung Pinang, Koarmada II Surabaya, serta Koarmada III Sorong.

Dalam kurun waktu dua minggu terakhir, tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai juga telah berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu sebesar 48,54 kg senilai sekitar Rp. 72,81 Miliar. Prajurit Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA) pun berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 4,5 kg. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.