HANKAM

Dua Pesawat F-16 TNI AU Luncurkan Bom MK-82 di Pantai Banongan

Dua Pesawat F-16
Dua pesawat F-16 C/D Fighting Falcon TNI AU dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi membawa dua bom MK-82. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Dua pesawat F-16 C/D Fighting Falcon TNI AU dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi membawa dua bom MK-82 dan memberikan daya tembak bantuan untuk menghancurkan, mengganggu, menetralisir kekuatan musuh di Pantai Banongan Situbondo, Jawa Timur (13/11/24).

Ini adalah simulasi dalam Latgabma Keris Woomera 2024 dalam melaksanakan misi Close Air Support (CAS) pada Combine Joint Force Entry Operation (CJFEO).

Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Danlanud SMH : Semoga Pelayanan Kesehatan Ini Bermanfaat Bagi Masyarakat

"Dua pesawat F-16 TNI AU dengan Tail Number TS-1640 dan TS-1641 mensimulasikan membawa dua bom MK-82 dan berperan memberikan daya tembak bantuan untuk menghancurkan, mengganggu, menetralisir kekuatan musuh yang dekat pasukan kawan sehingga memfasilitasi pergerakan pasukan yang melakukan operasi amfibi untuk menguasai wilayah sasaran," tulis keterangan Puspen TNI dikutip Sabtu, (16/11).

Selanjutnya dengan tetap dipandu oleh Joint Terminal Attack Controller (JTAC) dari Denmatra 2 Kopasgat, misi Battle Damage Assessment (BDA) juga dilaksanakan setelah pengeboman untuk menilai kerusakan dan efektivitas serangan yang telah dilakukan.

Latgabma Keris Woomera ini juga melibatkan satu Helikopter Caracal H-225M Skadron Udara 8 yang berperan dalam dukungan mobilitas evakuasi medis udara.

Baca Juga: Latihan Berganda, Ratusan Siswa Setukba TNI AU A-45 Praktik Teori Survival

Komandan Satuan Tugas Udara Latgabma Keris Woomera Kolonel Pnb Bambang Aprianto, S.T mengungkapkan bahwa latihan ini tidak hanya sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan tempur para penerbang, tetapi juga memperkuat kerja sama taktis dengan pasukan darat dan laut, serta dengan militer negara sahabat. Selain itu juga untuk menunjukkan kemampuan integrasi dan kesiapan tempur dari TNI.

Selain untuk mempererat hubungan kerjasama militer antara TNI dan ADF, Latihan ini merupakan salah satu bentuk komitmen TNI AU dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.