Dua Perwira TNI AU Lulus Pendidikan Militer Strategis di Pakistan

Jakarta, IDM – Kolonel Nav Rano Kristiyono dan Kolonel Pnb Achmad Iwan menambah deretan nama perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang berhasil merampungkan pendidikan militer strategis di institusi pertahanan luar negeri.
"Keduanya mewakili TNI AU dalam program pendidikan yang bertujuan memperkuat kerja sama pertahanan internasional dan membangun kapasitas sumber daya manusia berwawasan global," tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Minggu (13/7).
Baca Juga: Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama Pertahanan
Kolonel Nav Rano Kristiyono meraih gelar Master of Science dalam bidang National Security Management and War Studies. Ia menempuh pendidikan selama 11 bulan pada program National Studies and War Course di National Defence University (NDU) Islamabad, Pakistan.
Rano kemudian mengikuti upacara penutupan pendidikan yang dipimpin oleh Presiden NDU, Lieutenant General Babar Iftikhar. Pada kesempatan tersebut, NDU meluluskan sebanyak 191 peserta dari berbagai negara, termasuk 42 siswa internasional.

Sementara itu, Kolonel Pnb Achmad Iwan R merampungkan studinya di Air War College Institute (AWCI), Karachi, Pakistan dan berhasil menyelesaikan program 38th Air War Course yang ditempuh selama 11 bulan.
Dengan demikian, Achmad Iwan saat ini telah resmi memperoleh gelar Master in National Security and Strategic Studies. Ia kemudian mengikuti upacara penutupan pendidikan bersama 128 siswa lainnya, di mana 34 di antaranya merupakan siswa internasional dari 15 negara.
Baca Juga: Poltekad TNI AD Gelar Pameran Inovasi Prajurit di Techno Fest 2025
Penutupan pendidikan tersebut dipimpin oleh Chief Guest Air Marshal (Retd.) Farhat Hussain Khan dan Presiden AWCI Air Vice Marshal Rashid Habib.
Keberhasilan kedua perwira menengah tersebut mencerminkan komitmen TNI AU dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan melalui pendidikan internasional, sekaligus memperluas jejaring strategis pertahanan dengan negara sahabat. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































