Dua KRI Kelas PKR Akan Dipasang Rudal VL Mica

Jakarta, IDM - Dinas Materiel Senjata dan Elektronika TNI AL (Dissenlekal) melaksanakan peremajaan sistem persenjataan untuk meningkatkan kesiapan operasional alat utama dan sistem persenjataan (alutsista) pada satuan-satuan operasi.
Dikutip dari laman TNI AL, Jumat (28/4), peremajaan sistem persenjataan tersebut salah satunya melakukan pemasangan rudal Surface to Air Missile (SAM) VL Mica dari pabrikan MBDA yang terinstal di KRI kelas perusak kawal rudal (PKR), yakni KRI RE Martadinata-331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332.
Baca Juga: Prajurit Yontankfib 2 Marinir Berlatih Menggunakan Spare Air, Ini Fungsinya
Dalam waktu dekat ini, TNI AL akan mengadakan latihan terpadu L3 Satuan Kapal Eskorta Komando Armada (Satkor Koarmada) II di Perairan Utara Bali. Dalam serial latihan tersebut, bakal dilaksanakan penembakan rudal VL Mica dari KRI RE Martadinata-331 yang menjadi bagian kegiatan Operational Life Firing Test (OLFT) KRI PKR.
Selain menguji keandalan rudal VL Mica, kegiatan latihan juga bertujuan mengasah keterampilan prajurit matra laut dalam mengawaki sistem persenjataan srategis yang dimiliki oleh TNI AL saat ini.
Baca Juga: 56 Pesilat dari Kodam V/Brawijaya Akan Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala KSAD 2023
Kegiatan latihan ini adalah wujud implementasi dari perintah harian Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, untuk meningkatkan kesiapan operasional, diikuti dengan peningkatan kemampuan untuk menghadapi tugas yang selalu berkembang secara dinamis. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































