HANKAM

Dua KRI Bareng Pesawat TNI AU Patroli Perbatasan RI–Malaysia di Karang Unarang

KRI Golok
KRI Golok-688 patroli di perairan Karang Unarang, perbatasan RI-Malaysia, Senin (1/12). (Foto: Dok. Koarmada II)

Jakarta, IDM – Sejumlah dua kapal perang (KRI) milik TNI AL, yakni KRI Badik-623 dan KRI Golok-688 kompak turun di perairan Karang Unarang, Kalimantan Utara, Senin (1/12), untuk latihan kerja sama taktis bareng pesawat B737 TNI AU.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Kolonel Laut (P) Antonius Februar, mengatakan latihan ini digelar dalam rangka operasi pengamanan perbatasan laut dan udara Indonesia–Malaysia.

Baca Juga: Panglima TNI Tegaskan Operasi Kemanusiaan Harus Cepat dan Aman

Awalnya, dua KRI dari Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II itu melakukan patroli sektor di sekitar Karang Unarang. Tak lama berselang, pesawat B737 TNI AU ikut masuk formasi dan membuka komunikasi taktis dengan unsur KRI.

Pesawat B737 milik TNI AU
Pesawat B737 milik TNI AU yang mengawasi perbatasan RI-Malaysia via udara. (Foto: Dok. Koarmada II)

“Kolaborasi laut–udara ini jadi ajang uji interoperabilitas kedua matra dalam membaca situasi perbatasan,” kata Antonius dalam keterangannya, dikutip Kamis (4/12).

Selama latihan, KRI Badik-623 dan KRI Golok-688 menjalankan sejumlah prosedur operasi gabungan, mulai dari pengecekan komunikasi, pengamatan terpadu dari udara, penyelarasan posisi kapal dan pesawat, hingga latihan pengendalian pesawat untuk memantau kapal-kapal yang melintas.

Baca Juga: 90 Persen Petugas Jadi Korban Banjir-Longsor, TNI Bantu Operasikan SPBU di Sibolga dan Tapanuli

“Salah satu kontak yang terpantau adalah kapal perang Malaysia yang melintas di sekitar area latihan. Semua proses berjalan aman dan sesuai rencana,” ungkap Antonius.

Latihan kerja sama taktis ini mempertebal kemampuan deteksi, identifikasi, dan pengamatan terhadap kapal-kapal permukaan di kawasan strategis. Sinergi laut dan udara juga dinilai krusial buat memperluas jangkauan pengawasan, terutama di titik-titik yang tak bisa dijangkau visual oleh unsur KRI. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.