Dua Kapal Perang TNI AL Uji Menembak Meriam hingga Manuver Perang di Laut Natuna

Jakarta, IDM – Dua kapal perang TNI AL, KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 dan KRI Sutedi Senoputra-378, melaksanakan latihan tempur di Laut Natuna Utara, pada 11–12 September.
Kegiatan latihan tersebut merupakan bagian dari Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) tingkat III (L-3) Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Komando Armada (Koarmada) I.
Baca Juga: KSAD: Kejuaraan Judo di Indonesia Beri Pengalaman Dunia untuk Atlet Indonesia
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, menyampaikan kedua kapal perang itu menjalani 10 materi latihan selama dua hari di Laut Natuna Utara.
"Latihan ini sangat berpengaruh terhadap kesiapan dan profesionalisme prajurit TNI AL dalam menjaga kedaulatan Indonesia," ujarnya, dikutip daru laman TNI AL, Senin (15/9).

Pada hari pertama, KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 dan KRI Sutedi Senoputra-378 berlatih manuver taktis, pertahanan udara, hingga latihan menembak meriam.
Baca Juga: Tim Ekspedisi TNI AD Temukan 19 Macan Tutul Jawa dan Macan Kumbang di Sanggabuana
Sementara itu, rangkaian materi pada hari kedua mencakup komunikasi publikasi, Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) atau pemeriksaan kapal di laut, pengendalian kerusakan, station keeping by distance line (SKBDL), latihan menarik kapal (towex), kemudi darurat, serta prosedur masuk pelabuhan.
"Seluruh kegiatan menjadi tolak ukur kesiapan unsur TNI AL dalam melaksanakan misi operasi di laut," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































