HANKAM

Dua Kapal Klinik Terapung Resmi Beroperasi, TNI AL Jangkau Pulau Terluar Sulawesi Selatan

kapal klinik terapung
TNI AL dan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan kapal klinik terapung di Makassar, Rabu (31/12). (Foto: Dok. Pemprov Sulsel)

Jakarta, IDM – TNI AL bersama pemerintah provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan dua kapal klonik terapung di Makassar, Rabu (31/12). Kegiatan ini dihadiri langsung Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Laksamana Muda Andi Abdul Aziz.

Dua kapal tersebut diresmikan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai upaya menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan dan pesisir yang selama ini sulit dijangkau melalui jalur darat.

Baca Juga: Sertijab Kepala Staf Korps Marinir, Mayjen Suherlan Gantikan Mayjen Nadir

"Kapal klinik terapung memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, pemberian obat-obatan, hingga edukasi kesehatan, dengan sasaran utama pulau-pulau kecil di Sulawesi Selatan yang minim fasilitas kesehatan," ujar Andi Sudirman, dikutip dari keterangan Dispen Kodaeral VI.

Andi Abdul Aziz
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Dankodaeral VI Andi Abdul Aziz meninjau fasilitas kapal klinik terapung. (Foto: Dok. Kodaeral VI)

Sementara itu, Andi Abdul menegaskan kerja sama pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dan Kodaeral VI telah terjalin erat, khususnya perbaikan, pemeliharaan, dan kesiapan operasional kapal klinik terapung agar bisa melayani masyarakat secara optimal.

Baca Juga: TNI AD Sudah Kirim 29.000 Personel ke Sumatra

Ia juga menegaskan Kodaeral VI siap mendukung penuh, termasuk dalam pengawakan dan perawatan kapal hingga tahap operasional.

"Ini sebagai bukti TNI AL tidak hanya menjaga laut sebagai benteng pertahanan negara, tetapi juga menjadikannya jalur pengabdian kemanusiaan untuk menjangkau masyarakat di wilayah terluar, terpencil, dan terdepan," ujar Andi Abdul. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.