HANKAM

DPN akan Sampaikan Rekomendasi Kebijakan Strategis Ketahanan Pangan ke Presiden Prabowo

Wamenhan RI selaku Sekretaris DPN Donny Ermawan Taufanto
Wamenhan RI selaku Sekretaris DPN Donny Ermawan Taufanto membuka admin game. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Dewan Pertahanan Nasional (DPN) akan memberikan rekomendasi sejumlah kebijakan ketahanan pangan nasional kepada Presiden Prabowo Subianto.

DPN menggelar admin game swasembada pangan di Jakarta pada Selasa (23/9) hingga Rabu (24/9), untuk merumuskan sejumlah kebijakan tersebut.

Acara itu merupakan simulasi kebijakan strategis untuk mengidentifikasi ancaman, merumuskan mitigasi, dan menyusun langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya beras, di tengah ancaman cuaca ekstrem dan bencana alam, kerentanan rantai pasok global, serta dinamika geopolitik.

Baca Juga: Yonkav 1 Kostrad Pamerkan Alutsista Strategis Leopard 2 RI dan Marder

“Dalam konteks inilah, Dewan Pertahanan Nasional hadir untuk menjalankan fungsinya dalam memberikan rekomendasi solusi kebijakan strategis kepada Presiden RI selaku Ketua DPN,” ujar Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto selaku Sekretaris DPN saat membuka admin game, Selasa (23/9).

Admin game diikuti lebih dari 100 peserta, terdiri dari unsur kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, dunia usaha serta unsur masyarakat.

Kegiatan tersebut akan menguji keterpaduan lintas sektor, koordinasi, dan respons cepat terhadap ancaman krisis beras atau dalam keadaan surplus.

Selain itu, para peserta akan merumuskan kebijakan terpadu untuk menjamin keberhasilan program swasembada beras pada 2025 dan Indonesia lumbung pangan dunia pada 2029.

Baca Juga: Transfer Teknologi Kapal Selam Jadi Langkah Strategis Kemandirian Pertahanan Indonesia

“Kita sadar untuk mewujudkan swasembada pangan bukanlah suatu hal yang mudah. Ancaman cuaca ekstrem, bencana alam, kerentanan rantai pasok, dan dinamika geopolitik dapat memicu krisis beras yang berdampak luas,” kata Donny.

Donny mengatakan, krisis dan surplus pangan dapat menimbulkan kerugian dan gejolak sosial yang besar.

“Dengan simulasi ini, nanti akan dibuat beberapa skenario, diharapkan bisa mengidentifikasi permasalahan apa yang ada di tiap lembaga, kementerian, instansi, atau stakeholder terkait,” kata Wamenhan RI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.