Ditutup Danlanud RSA, 4 Penerbang Skadron Udara 52 Rampungkan Pelatihan Konversi Pesawat

Jakarta, IDM – Sebanyak empat penerbang Skadron Udara 52 Lanud Raden Sadjad (RSA) berhasil merampungkan pelatihan konversi pesawat angkatan ke-3.
Mereka adalah Lettu Pnb Mochamad Hadyan Dunggio; Letda Pnb La Ode Anto Sa'ban; Letda Pnb Dedi Andriansyah; dan Letda Pnb Ahmad Hakam Bayhagi.
Pelatihan konversi pesawat angkatan ke-3 tersebut secara resmi ditutup oleh Komandan Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kolonel Dedy Iskandar di Skadron Udara 52, Kamis (16/5).

"Selamat kepada para penerbang yang telah menyelesaikan konversi pesawat dengan sukses. Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi tinggi selama proses konversi di Skadron Udara 52," kata Dedy dikutip dari keterangan Penerangan Lanud RSA dalam keterangan foto di instagram @lanud_radensadjad, Jumat (17/5).
Baca Juga: Satgas Garuda Belajar Pengetahuan Jinakkan Bom dari Engineering Portugal QRF
Lebih lanjut Kolonel Dedy berpesan agar para penerbang dapat terus belajar dan berlatih sehingga dapat meningkatkan profesionalisme serta pengetahuan masing-masing, yang nantinya dapat dijadikan sebagai bekal untuk menghadapi tugas di masa mendatang.
Penutupan pelatihan konversi pesawat ini ditandai dengan penyematan Badge Phoenix Number dan penyiraman air kembang kepada para penerbang oleh Danlanud RSA serta Danskadron Udara 52, Letkol Pnb Gatot Prasetyo. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































