Dispenad Gandeng Awak Media Press Tour Ke Satuan Angkutan Air Pusbekangad

Jakarta, IDM - Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) menyelenggarakan Press Tour dengan menggandeng awak media untuk melihat dari dekat kiprah dan peran Satuan Angkutan Air Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Satangair Pusbekangad) dalam rangka mendukung tugas pokok Angkatan Darat.
Dipimpin Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E., M.M, para awak media nasional dari media online, cetak dan elektronik diajak turut serta dalam rangkaian kegiatan press tour ke Satangair Pusbekangad yang berkedudukan di area Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (29/9/2020).
Lebih lanjut dikatakan, pada kunjungan media di Satangair Pusbekangad, para awak media diberikan kesempatan untuk menyaksikan ruang simulator anjungan kapal, demonstrasi pasang tenda serba guna, menyaksikan demo dapur mobil lapangan, demo hover craft serta formasi KMC Komando, LCR dan Jetski. “Selain itu, para awak media juga diajak berkeliling Dermaga Tanjung Priok menggunakan KMC Komando, LCR dan Jetski,” jelasnya.
Dalam kesehariannya Satangair dilengkapi Alutsista berupa Kapal Motor Cepat (KMC), Landing Craft Rubber (LCR) maupun kapal ADRI untuk pergeseran Alutsista, logistik, perlengkapan maupun personel dalam mendukung tugas TNI AD.
"Kegiatan ini selain untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan media massa sebagai mitra Dispenad dalam mempublikasikan berbagai satuan Angkatan Darat, juga sebagai sarana untuk menyampaikan kepada publik berbagai tugas pokok dan alutsista satuan-satuan operasional di lingkungan Angkatan Darat, " sambung Kadispenad.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Satangair Pusbekangad Kolonel Cba Winarno, S.Sos., M.M, mengatakan bahwa Satangair dalam pelaksanaan tugas pokoknya memiliki beberapa alutsista modern di antaranya kapal ADRI sebagai kapal angkut personel, logistik materiil maupun perlengkapan dan Kapal Motor Cepat (KMC) Komando. KMC Komando ini dioperasikan oleh tiga orang awak (ABK) yang mampu mengangkut 31 orang penumpang,” urainya.
“Selain digunakan untuk wahana angkut prajurit dan perbekalannya dalam tugas keseharian, KMC Komando dalam misi perang (operasi amfibi) dapat mendaratkan pasukan bersenjata ke bibir pantai yang menyerbu keluar lewat pintu bagian depan kapal, " tuturnya.
Pada akhir kegiatan, Dansatangair mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kadispenad beserta para awak media ke kesatuan yang dipimpinnya itu. “Kunjungan ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, dan berharap ke depannya kiprah Satangair dapat lebih terekspose oleh media dalam mendukung tugas pokok Angkatan Darat, " pungkas Dansatangair menutup pembicaraan. (man/nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































