Disopslatau Berhasil Menggelar LUSO di Skadron Pesawat Nirawak, Skadron Udara 52

Jakarta, IDM - Dinas Operasi dan Latihan TNI Angkatan Udara (Disopslatau) berhasil melaksanakan Latihan Uji Kesiapan Operasional (LUSO) TA 2023 dalam rangka mengukur kesiapan dan kemampuan Skadron Udara 52 Pesawat Tanpa Awak, Lanud Raden Sadjad Natuna.
Dalam latihan yang diikuti oleh seluruh personel Skadron Udara 52 ini, berbagai aspek diiuji mulai dari penilaian perorangan personel; kemampuan satuan; pencapaian sasaran; hingga penilaian manajemen satuan.
Baca Juga: Hari Ini TNI AD Gelar Rapat Koordinasi Sertijab KSAD
“Aspek pertama adalah penilaian kemampuan perorangan yang mencakup penilaian terhadap kemampuan individu dalam perencanaan, pengetahuan, manajemen, komunikasi, penemuan sasaran, dan pengambilan keputusan,” tulis TNI AU dikutip dari keterangan foto instagram @militer.udara, Selasa (24/10).

Sementara itu, pada aspek kemampuan satuan, penilaian mencakup kemampuan operasional seperti operasi malam (Night Ops); manajemen sumber daya kabin (CRM); pemantauan dan rekognisi (Surveillance & Recce); serangan udara (Air to Ground); kru pesawat (Crew); pendidikan dan pelatihan; kelengkapan perangkat lunak; uji peralatan Lambangja; serta fasilitas pemeliharaan (maintenance).
“Selanjutnya, penilaian perihal pencapaian sasaran digelar untuk mengukur sejauh mana pencapaian sasaran yang telah ditetapkan, termasuk latihan individu; kesiapan awak udara dan awak darat; kesiapan pesawat, pencapaian jam terbang, dan lainnya,” imbuh TNI AU.
Baca Juga: Danyonmarhanlan III Paparkan Skenario Latihan Operasi Pertahanan Pantai Koarmada I
Terakhir, penilaian berfokus pada manajemen satuan. Dalam aspek ini, penilaian meliputi penyelenggaraan program-program; perangkat lunak yang digunakan; dan efektivitas fasilitas pemeliharaan (maintenance).
Sebagai informasi, Skadron Udara 52 merupakan salah satu skadron nirawak yang dimiliki oleh TNI AU saat ini. Dilansir dari Kompas.com, TNI AU mengoperasikan drone CH (Chang Hong)-4 Rainbow di Skadron Udara 52 ini. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































