Dislambair Koarmada II Latihan Penyelaman Dalam dengan Mixgas

Jakarta, IDM - Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada II melaksanakan latihan penyelaman dalam dengan media pernafasan mixgas di Perairan Pasir Putih Situbondo, Jumat (9/12). Latihan ini berlangsung sejak Latihan yang dilaksanakan dari 21 November-15 Desember.
Kadislambair Koarmada II Kolonel Laut (T) Yudha Pia R, mengatakan para prajurit Dislambair Koarmada II menyelam di kedalaman lebih dari 140 kaki atau sekitar 42 meter dengan menggunakan media pernafasan udara campuran (mixgas).

Yudha menjelaskan, penyelaman mixgas (heliox) adalah salah satu teknik penyelaman dalam (lebih dari 100 kaki) untuk meningkatkan keamanan. Hal ini karena tidak ada resiko keracunan nitrogen dan oksigen yang membahayakan penyelam pada saat melaksanakan operasi atau kerja penyelaman.
"Mereka menggunakan jenis alat penyelaman dalam (deep dive) MK-SSBA (surface supplied breathing apparatus)," jelasnya dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Minggu (11/12).

Baca: TNI AL dan Angkatan Laut Filipina Perkuat Kerja Sama Keamanan Maritim
Materi yang dilaksanakan, di antaranya penyelaman di kedalaman 150 kaki atau sekitar 44 meter, underwater cutting dan welding, underwater search and recovery menggunakan side scan sonar, pengangkatan objek tenggelam menggunakan air lifting bag serta penanganan kedaruratan penyelaman. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































