HANKAM

Disdikau Bahas Program Pendidikan TNI AU untuk Siapkan SDM Unggul

Prasetya Halim
Kepala Dinas Pendidikan TNI AU Marsma Prasetya Halim membuka rapat penyusunan program pendidikan TNI AU TA 2027 di Jakarta, Selasa (29/9). (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Dinas Pendidikan TNI AU, Marsma Prasetya Halim, membuka rapat penyusunan program pendidikan TNI AU TA 2027 di Jakarta, Selasa (29/9).

Prasetya mengatakan, rapat ini menjadi bagian mematangkan penyusunan program pendidikan TNI AU untuk tahun depan. Program pendidikan, katanya, perlu disusun secara cermat, realistis, dan berdasarkan skala prioritas dengan mempertimbangkan kebutuhan serta hasil validasi organisasi.

Baca Juga: Sembilan Pati TNI AU Terima Wing Kehormatan RSAF, Ini Nama-namanya

Penyusunan program pendidikan ini sekaligus menjadi upaya Dinas Pendidikan TNI AU untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan organisasi, meningkatkan kualitas dan kesiapan sumber daya manusia di tubuh TNI AU.

Prasetya berharap, hasil pembahasan dapat ditindaklanjuti hingga program pendidikan TNI AU TA 2027 ditetapkan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

“Hasil rapat ini diharapkan dapat diaplikasikan dan memberikan manfaat bagi TNI Angkatan Udara, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia TNI AU yang AMPUH, yaitu Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis,” pungkas Kadisdikau.

Sebelumnya, KSAU mengungkapkan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam memperkuat sistem pertahanan udara nasional. Apalagi, saat ini TNI AU kedatangan beberapa alutsista terbaru, mulai dari jet tempur hingga pesawat angkut modern.

Baca Juga: KSAL Ungkap 4 Pilar Utama Penguatan Kapal Induk KRI Sriwijaya, Apa Saja?

“Modernisasi kekuatan udara nasional tidak hanya ditentukan oleh kehadiran alpalhankam modern, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia unggul yang mampu mengawaki dan mengembangkan kekuatan udara nasional di masa depan,” kata KSAU.

KSAU menegaskan, TNI AU akan terus mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul, bukan hanya untuk menjaga kedaulatan udara nasional, tetapi juga memiliki kesiapan menjadi bagian dari transformasi kekuatan udara Indonesia di masa depan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.