Diresmikan KSAD, Rumah Singgah RSPAD Bisa Digunakan Prajurit dan Warga Sipil

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak baru saja meresmikan renovasi Rumah Singgah RSPAD, di Jakarta, Jumat (13/12/2024).
Total Rumah Singgah RSPAD yang telah direnovasi menjadi lebih layak dengan kapasitas total 35 kamar. Terdiri dari 5 kamar berukuran 3 x 5 meter, 22 kamar berukuran 3 x 4 meter, dan 8 kamar berukuran 3 x 3 meter.
Baca Juga: Pesawat Hercules TNI AU Angkut Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhanana kepada Indonesia Defense Megazine, Minggu, (15/12) mengatakan Rumah Singgah RSPAD merupakan fasilitas yang baru diresmikan dan diperuntukkan sebagai tempat tinggal sementara bagi prajurit TNI, keluarganya, serta masyarakat umum yang membutuhkan, terutama dalam rangka mendapatkan layanan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto.
"Sesuai arahan Bapak KSAD, Rumah Singgah RSPAD dapat dimanfaatkan oleh Prajurit TNI dan keluarganya, baik yang sedang menjalani perawatan maupun yang mendampingi keluarga selama proses pengobatan dan juga untuk Masyarakat umum yang berasal dari luar daerah dan memerlukan tempat singgah sementara selama mendapatkan perawatan di RSPAD," kata Wahyu.
Baca Juga: Kopasgat dan US PAT-SOFLE Akhiri Kegiatan Military to Military Connection
Ia menambahkan adapun Fasilitas utama yang tersedia di Rumah Singgah RSPAD meliputi tempat tidur yang nyaman, pendingin ruangan (AC) di setiap kamar, dan kamar mandi dalam untuk menjaga privasi dan kenyamanan pengguna.
"Pengelolaan Rumah Singgah RSPAD diserahkan kepada Dandenma Mabesad untuk memastikan operasional dan pelayanan berjalan optimal. Dengan fasilitas yang disediakan, rumah singgah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan mendukung pemulihan bagi pasien dan keluarga selama menjalani perawatan di RSPAD," jelas Wahyu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































